Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Nikmati Malam Imlek di Singkawang, Harisson Pastikan Suasana Kondusif

Shando Safela • Jumat, 9 Februari 2024 | 22:22 WIB
Harisson bersama istri meninjau suasana malam Imlek di Kota Singkawang, Jumat (9/2).
Harisson bersama istri meninjau suasana malam Imlek di Kota Singkawang, Jumat (9/2).

SINGKAWANG-Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson memastikan suasana menjelang perayaan tahun baru Imlek 2575 Kongzili di provinsi ini berjalan kondusif. Hal tersebut disampaikan saat turun langsung melihat suasana menjelang Imlek di Kota Singkawang, Jumat (7/2).

Di kota berjuluk seribu kelenteng itu, Harisson didampingi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Windy Prihastari sempat mengunjungi beberapa vihara. Diantaranya Vihara Tri Dharma Bumi Raya Sui Kheu Thai Pak Kung, dan Vihara Dewi Kwan Im, Kota Singkawang. Kemudian di malam harinya, Harisson juga sempat menikmati suasana malam Imlek di warung kopi San Kheu Jong.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Harisson menyampaikan ucapan selamat tahun baru Imlek 2575 Kongzili dan Cap Go Meh 2024 kepada masyarakat Kalbar yang merayakan. Dirinya berharap pada tahun naga kayu ini, bisa membawa banyak kebahagian, kesejahteraan, dan kesuksesan bagi seluruh masyarakat Kalbar.

"Saya Pj Gubernur Kalbar mengucapkan
selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili dan Cap Go Meh 2024. Semoga pada tahun naga kayu ini membawa banyak kebahagian, kesejahteraan, dan kesuksesan bagi seluruh masyarakat Kalbar," ujarnya.

Ia pun memastikan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan pemerintah daerah sudah mempersiapkan Imlek 2024 dengan baik. Itu agar masyarakat Kalbar dapat merayakan Imlek dengan penuh kedamaian.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat Kalbar untuk terus menjaga kondusifitas. Mengingat perayaan Imlek tahun ini beririsan dengan pesta demokrasi. Sehingga menurutnya sedapat mungkin mengurangi kegiatan yang menimbulkan keramaian. "Ritual keagamaan kita gelar di vihara-vihara, sementara untuk pawai naga pawai tatung kita kurangi, jadi ritual cukup di vihara-vihara,” pungkasnya.(bar)

Editor : Shando Safela
#harisson #kalbar #imlek #singkawang