Kemenag Kota Singkawang Gelar Peningkatan Kompetensi Guru Agama Buddha

A'an • Dipublikasikan Jumat, 10 Mei 2024 | 13:44 WIB
PELATIHAN: Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Pendidikan Agama Buddha Tahun 2024 di Kota Singkawang.
PELATIHAN: Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Pendidikan Agama Buddha Tahun 2024 di Kota Singkawang.

SINGKAWANG - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Muhlis membuka secara resmi Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Pendidikan Agama Buddha Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Pendidikan Agama Buddha Kantor Kemenag Kota Singkawang bertempat di Aula Tower 2 Hotel Swiss Bellin Singkawang, baru-baru ini.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Islam, Rohmawati, Penyelenggara Katolik yang di wakili oleh Gamaliel Adrianus, dan Penyelenggara Pendidikan Buddha, Tjia Khong Min selaku ketua panitia pelaksana serta para guru peserta kegiatan yang diikuti oleh 30 orang guru agama Buddha se-Kota Singkawang beserta para narasumber pengisi kegiatan.

Penyelenggara Pendidikan Buddha, Tjia Khong Min menyampaikan bahwa latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah karena perlunya pembekalan kepada guru agama Buddha untuk meningkatkan kualitas kompetensi guru.

"Baik kompetensi kepribadian dan keahlian  dalam proses mendidik dan mendampingi siswa untuk menemukan, mengembangkan dan mempraktekkan kemampuan yang dimiliki oleh siswa di sekolah," jelasnya.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari melalui pembiayaan dari DIPA Penyelenggara Pendidikan Agama Buddha Kantor Kemenag Kota Singkawang Tahun Anggaran 2024.

Kegiatan diikuti oleh sebanyak 30 orang Guru Agama Buddha terdiri dari Guru PNS, P3K dan non-PNS yang ada di Kota Singkawang, dengan menghadirkan 4 narasumber yang berkompeten dibidangnya masing-masing, pungkasnya.

Sementara itu Kakan Kemenag, Muhlis saat membuka acara dalam sambutannya menyampaikan bahwa zaman ini semakin hari semakin berkembang.

"Yang paling penting adalah empat kompetensi utama yang harus dimiliki dan dikuasai bagi seorang guru, yakni kepribadian, pedagogik, sosial, dan professional," ujarnya.

Dia berharap, pelatihan ini para guru agama Buddha dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada agar dapat mendukung proses pembelajaran online maupun offline, karena hal ini yang menjadi kebutuhan pendidikan di masa sekarang dan akan datang.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Sekolah Minggu, Rumah Ibadah dan Kelompok Masyarakat Buddha oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang.

Baca Juga: PKL dan Hiburan Rakyat Taman Burung Singkawang Tolak Relokasi

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh 4 narasumber diantaranya, Yosefa, menyampaikan materi tentang Pembelajaran dan Asesmen, dilanjutkan Prajna Dewi, materi tentang Peningkatan Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru Pendidikan Agama Buddha, kemudian dilanjutkan oleh Masruraini, materi tentang Peningkatan Kemampuan Literasi Guru di Era Digital, dan terakhir oleh Slamet menyampaikan materi tentang Model-Model Pembelajaran. (har)

Editor : A'an
Sumber : Pontianak Post
kemenag guru agama buddha singkawang