Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Fakultas Filsafat UGM Kembali Laksanakan Pengabdian Masyarakat, Sembelih Kurban dan Sosialisasi Koperasi

A'an • Jumat, 21 Juni 2024 | 17:44 WIB
KURBAN: Pemotongan hewan kurban di pengabdian di sekitar Masjid Al-Qodiir, Semelagi Kecil, Singkawang Utara, Kota Singkawang.
KURBAN: Pemotongan hewan kurban di pengabdian di sekitar Masjid Al-Qodiir, Semelagi Kecil, Singkawang Utara, Kota Singkawang.

SINGKAWANG - Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di daerah Singkawang.

Pada tahun 2024, tim pengabdian Fakultas Filsafat UGM bekerja sama dengan Lazismu telah sukses dalam pengabdian di sekitar Masjid Al-Qodiir, Semelagi Kecil, Singkawang Utara, Kota Singkawang.

Pada Rabu (19/6), tim pengabdian yang terdiri dari dosen Fakultas Filsafat Rizal Mustansyir, Sonjoruri Budiani Trisakti, Misnal Munir, dan Rangga Kala ini mengangkat tema utama "Sosialisasi Pembentukan Koperasi dan Pelatihan Pemotongan Hewan Kurban". Kegiatan ini berlokasi di Masjid Al-Fattah, Mencong RT 09, RW 02, Desa Nyarumkop, Singkawang Timur.

Program dimulai dengan pemaparan materi modul oleh Gema Bestari, yang dilanjutkan dengan praktik tata cara penyembelihan hewan kurban secara baik dan benar. Program pertama pengabdian ini berhasil berkat dukungan dari enam shohibul qurban yang menyumbangkan seekor sapi senilai Rp23.500.000 untuk acara pemotongan hewan kurban Iduladha 1445 H.

Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan serta pemahaman yang baik dan benar tentang menjaga kualitas daging kurban, sekaligus menerapkan kesejahteraan hewan agar daging kurban yang dihasilkan senantiasa halal dan thayib.

Setelah proses pembagian hewan kurban dan salat Juhur berjemaah, kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan sosialisasi pembentukan koperasi oleh Misnal Munir sebagai pemateri utama, yang diikuti oleh masyarakat sekitar, pengurus, serta tim pengajian Masjid Al-Fattah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Halidi (Ketua Takmir Masjid Al-Fattah), Rabuansyah dan Misnan (KUA Singkawang Timur), Mahmudi selaku lurah beserta staf, dan Sujimah selaku ketua Pengajian Hidayatul Fattah beserta anggota.

"Proses penguatan perekonomian masyarakat dapat dimulai melalui koperasi, yang diawali dari masjid sebagai ruang sosial kekeluargaan yang emansipatoris," ujar Misnal Munir dalam sesi tanya jawab di akhir diskusi.

Mahmudi menambahkan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga dan memperkuat proses pembentukan koperasi, dimulai dengan menunjukkan kejujuran dan tanggung jawab bersama.

Masyarakat di sekitar Masjid Al-Fattah menyambut baik program pengabdian ini, dengan harapan agar program ini dapat berlanjut di masa depan. Dukungan dari berbagai pihak untuk kegiatan ini termasuk bantuan dana pembangunan masjid dari Masjid Kampus UGM sebesar Rp. 10.000.000, hibah perlengkapan ibadah masjid sebesar Rp5.000.000 dari para donatur Siti Murtiningsih dan Nezar Patria.

Adapula bantuan perlengkapan masjid seperti kipas angin, Al-Quran, dan lemari senilai Rp4.500.000. Terdapat juga hibah alat penyembelihan kurban sebesar Rp1.000.000 dan hibah dana koperasi dari Mushola Al-Hikmah Fakultas Filsafat sebesar Rp2.000.000. Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata, modul pelatihan, perlengkapan alat ibadah, serta simbolisasi hibah dana koperasi. (har)

 

Editor : A'an
#ugm #PKM #singkawang