SINGKAWANG – Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2025 menggelar rapat perdana yang dihadiri oleh pengurus inti dan koordinator divisi di Neo Normal Café pada Kamis (12/12) sore.
Dalam rapat tersebut, panitia melakukan paparan rencana kerja serta program kegiatan untuk merayakan Imlek dan Cap Go Meh yang akan digelar pada tahun ular tersebut.
Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dewan Pembina Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025, Tjhai Leonardi, Wali Kota Singkawang terpilih untuk periode 2025-2030, Tjhai Chui Mie, serta Wakil Wali Kota terpilih, Muhammadin.
Ketua Pelaksana Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025, Bun Cin Thong, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyampaikan susunan kepanitiaan yang akan dipimpin oleh Mimihetty Layani sebagai ketua umum. Selain itu, dalam rapat ini juga dibahas mengenai rencana kerja serta jadwal pelaksanaan berbagai rangkaian acara yang akan berlangsung pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2025.
Untuk meramaikan perayaan tersebut, panitia berencana membangun replika ular raksasa dengan diameter mencapai 3 meter di Stadion Kridasana. Replika ular ini akan dihiasi dengan ornamen pegunungan, lampu-lampu hias, serta berbagai spot foto yang menarik, diharapkan menjadi daya tarik utama bagi warga dan wisatawan yang berkunjung.
Selain replika ular raksasa, panitia juga akan menggelar berbagai kegiatan lain, seperti UMKM Expo yang bertujuan untuk mendukung dan memperkenalkan produk-produk lokal. Pergelaran seni dan budaya dari seluruh paguyuban yang ada di Kota Singkawang juga akan menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara, yang semuanya akan dipusatkan di Stadion Kridasana.
Tidak hanya itu, sejumlah program menarik lainnya juga akan digelar selama perayaan, antara lain program hias kota, pawai lampion, pawai tatung, malam apresiasi, dan malam lelang. Semua kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya suasana dan memberikan hiburan yang menarik bagi masyarakat.
Panitia juga berencana mengundang artis-artis nasional untuk menghibur warga Singkawang selama rangkaian acara. “Rencananya, pada akhir Desember 2024, kami sudah mulai merangkai replika ular raksasa di Kridasana,” ujar Bun Cin Thong.
Sementara itu, Atong, salah satu anggota panitia, menambahkan bahwa untuk perayaan Cap Go Meh tahun 2025, lokasi panggung kehormatan rencananya akan dipusatkan di Kantor Wali Kota Singkawang. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi warga yang ingin menyaksikan acara utama, sekaligus menjadi simbol penting dalam penyelenggaraan acara.
Wali Kota Singkawang terpilih untuk periode 2025-2030, Tjhai Chui Mie, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas digelarnya rapat perdana ini. Ia menilai bahwa dengan adanya rapat ini, susunan kepengurusan kepanitiaan dan program kerja yang jelas akan memudahkan seluruh pihak dalam mempersiapkan perayaan.
“Semua rangkaian acara seperti hias kota, pawai tatung, serta malam lampion adalah kegiatan yang sudah dilaksanakan setiap tahun dan akan kembali digelar untuk menyemarakkan perayaan,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia juga berharap perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2025 dapat semakin semarak dan menjadi acara yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. Dukungan penuh dari masyarakat sangat penting untuk mensukseskan kegiatan ini. Dengan adanya partisipasi aktif dari warga Singkawang, ia yakin bahwa perayaan tersebut akan berjalan lancar dan memberikan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat yang terlibat. (har)
Editor : A'an