SINGKAWANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Singkawang telah menyelesaikan pembangunan 15 unit toilet sehat dari Januari hingga 19 Desember 2024. "Ada sebanyak 15 unit toilet sehat yang kita bangun di lima kecamatan di Kota Singkawang," ujar Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Singkawang, Baharudin, pada Kamis (19/12).
Menurut Baharudin, biaya pembangunan setiap toilet berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta, tergantung pada kondisi tanah setempat. "Kami berusaha memaksimalkan dana yang terkumpul untuk membantu pemerintah mengatasi masalah Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kota Singkawang," jelasnya.
Untuk meningkatkan pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah, Baharudin mengimbau umat Muslim agar menyalurkan zakatnya melalui Baznas atau Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang telah tersedia.
"Zakat dan sholat merupakan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan," katanya. Dia juga mengajak seluruh umat Muslim yang mampu, serta pihak swasta, untuk berpartisipasi dalam menyalurkan zakat guna meringankan beban fakir miskin, khususnya di Kota Singkawang.
"Target kami selalu tinggi. Jika dihitung berdasarkan jumlah umat Muslim di Kota Singkawang, seharusnya total zakat yang terkumpul bisa mencapai belasan miliar per tahun. Namun, sejauh ini baru mencapai sekitar 1 miliar, padahal Baznas Singkawang telah berusaha maksimal dalam memberikan pemahaman tentang zakat, infaq, dan sedekah," tambahnya. (har)
Editor : A'an