PONTIANAK POST – Koordinator Lapangan Stadion Kridasana Singkawang, Bun Yun Fung, mengungkapkan bahwa persiapan pagelaran pentas seni budaya dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) Singkawang telah mencapai 90 persen.
Stadion Kridasana ini siap menampung ribuan pengunjung. "Sudah 90 persen, ditargetkan selesai pada Minggu (26/1), karena pembukaannya akan dilaksanakan pada Senin (27/1) malam," kata Bun Yun Fung, Jumat (24/1).
Ia menjelaskan bahwa pengerjaan fisik telah selesai, dan hanya menyisakan penyelesaian hiasan di sekitar replika ular emas. Panggung seni dan budaya sedang dalam proses pemasangan, sedangkan stand-stand Expo telah siap 100 persen.
Meskipun cuaca sering hujan, pekerjaan tetap berjalan sesuai target. Dengan adanya perayaan ini, ia berharap Kota Singkawang semakin dikenal oleh masyarakat luas, serta menarik wisatawan nasional maupun mancanegara untuk ikut menyaksikan acara tersebut.
Untuk mengatasi kondisi area lapangan Stadion Kridasana yang becek, pihaknya akan menaburi pasir dan batu (sirtu) agar jalan tetap kering meski hujan lebat.
"Intinya, panitia akan terus menjaga lapangan Stadion Kridasana agar tetap terjaga dengan baik. Ke depan, lapangan ini akan digunakan untuk berbagai event, seperti sepak bola dan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, tokoh Tionghoa Singkawang, Bong Wui Khong, menyebutkan bahwa perayaan Imlek tahun ini merupakan tahun ular emas, yang memiliki makna sebagai tahun keberuntungan. "Sehingga peluang dan tantangannya juga banyak," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat Singkawang untuk cerdas dalam memanfaatkan peluang yang ada, terutama dalam hal ekonomi keluarga. "Harus pandai-pandai mengatur keuangan dan hemat dalam penggunaannya," pesannya. (har)
Editor : Miftahul Khair