Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dishub Singkawang Atasi Kemacetan di Simpang Kalimantan dengan Rekayasa Lalu Lintas Pola Memutar

Hari Kurniathama • Jumat, 11 April 2025 | 13:37 WIB
ATUR JALAN: Dinas Perhubungan Kota Singkawang bersama Satlantas Polres Singkawang melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Kalimantan dan Jenderal Sudirman.
ATUR JALAN: Dinas Perhubungan Kota Singkawang bersama Satlantas Polres Singkawang melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Kalimantan dan Jenderal Sudirman.

PONTIANAK POST— Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Singkawang melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Kalimantan dan Jenderal Sudirman, Kecamatan Singkawang Tengah.

Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan di kawasan tersebut.

"Rekayasa ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja lalu lintas di simpang Jalan Kalimantan dan Jenderal Sudirman. Rekayasa sebelumnya dinilai kurang efektif dalam mengatasi kemacetan di lokasi itu," ujar Kepala Dishub Singkawang, Eko Susanto, belum lama ini.

Eko menjelaskan, rekayasa terbaru menerapkan pola memutar menyerupai bundaran, yang dibentuk menggunakan water barrier (pembatas jalan). "Pola ini kami rancang dengan memberikan ruang tiga arah, agar arus lalu lintas bisa lebih lancar, terutama di titik kemacetan ini," jelasnya.

Setelah dilakukan uji coba, menurut Eko, pola baru ini terbukti lebih efektif dibanding sebelumnya. "Alhamdulillah, rekayasa pola tiga arah dari Jalan Jenderal Sudirman yang membelok ke Jalan Kalimantan terasa lebih efektif menggunakan konsep bundaran yang kami terapkan saat ini," ungkapnya.

Meski demikian, Eko mengakui bahwa rekayasa tersebut masih bersifat sementara dan belum menggunakan fasilitas permanen seperti tugu atau rambu lalu lintas elektronik.

"Saat ini bundaran masih menggunakan water barrier. Ke depan, kami berencana membangun tugu atau sarana permanen lainnya di lokasi tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, Dishub juga tengah mempertimbangkan pembangunan lampu lalu lintas (traffic light) sebagai solusi jangka panjang di persimpangan itu. "Rencana ke depan, kami akan membangun traffic light sebagai solusi permanen," pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#satlantas #rekayasa lalu lintas #Water Barrier #Dishub #singkawang #traffic light #pertigaan