Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kronologi Pegawai RSJ Kalbar di Singkawang Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal

Hari Kurniathama • Rabu, 23 April 2025 | 17:55 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie menjenguk korban penyiraman cuka getah di ruang inap kelas I RSUD Abdul Aziz, Rabu (23/4/2025).
Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie menjenguk korban penyiraman cuka getah di ruang inap kelas I RSUD Abdul Aziz, Rabu (23/4/2025).

PONTIANAK POST - Seorang pegawai Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar di Singkawang disiram air keras oleh orang tak dikenal pada Senin (21/4/2025).

Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Walikota Singkawang Muhammadin menjenguk korban penyiraman cuka getah di ruang inap kelas I RSUD Abdul Aziz, Rabu (23/4).

Korban Achmad, merupakan Kepala Bidang Keperawatan RSJ Kalbar di Singkawang.

Gubernur Kalbar menyampaikan keprihatinannya dan memberikan bantuan kepada korban. Selain menanyakan kabar penyembuhan korban, Gubernur juga meminta aparat kepolisian untuk segara mengungkap kasus tersebut.

"Kepada aparat penegak hukum bisa menangkap dan menindak pelaku tersebut dan memberikan efek jera," harapnya.

Sementara itu, Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dari perbuatan tersebut.

"Dengan sudah tertangkapnya pelaku, maka akan diketahui apa yang menyebabkan pelaku melakukan hal tersebut kepada korban. Apalagi saya baca di beberapa media, korban sempat kena teror. Saya rasa polisi tentu ahli dalam hal ini," katanya.

Sementara itu Plt Direktur RSJ Provinsi Kalbar Kota Singkawang, Batara Hendra Putra Sianipar mengatakan, kondisi korban sudah mulai sehat dan sudah di periksa oleh dokter mata dan mudah-mudahan korban cepat sembuh.

Pihak RSJ berkomitmen siap bekerjasama dengan kepolisian agar kasus ini segera terungkap. "Pihak kepolisian memerlukan apa, maka pihak RSJ siap bersedia menyediakan apa-apa saja yang diperlukan dalam penyelidikan," katanya.

Menurut Achmad, korban penyiraman air keras kejadian nahas ini sekira terjadi pukul 16.15 wib sore pada Senin 21 Maret 2025. Saat itu ia baru saja pulang dari kantor.

Namun di jalan, ia dihadang lalu disiram diduga cuka keras sehingga badannya melepuh. Ia sempat dibawa ke rumah sakit jiwa untuk pertolongan pertama hingga akhirnya di rujuk di RS Abdul Aziz.

"Saat itu lalu lintas lengang. Saya dihadang kendaraan motor, lalu terjadilah disiram benda keras itu. Seingat saya pelaku dua orang," ungkapnya.

Saat ini Achmad yang sudah bekerja lebih dari 30 tahun sebagai abdi negara ini masih dirawat. Ia mengaku penglihatan sebelah mata sebelah kanannya tidak normal.

Sedangkan sekujur tubuh mulai dari wajah, leher dan sebagian badan atasnya melepuh. Dengan ditemani istri, Achmad kini harus beristirahat dan memulihkan kesehatannya. (har)

Editor : Miftahul Khair
#disiram air keras #singkawang #RSJ Kalbar