PONTIANAK POST - Kementerian Agama Kota Singkawang memberikan penghargaan dan bantuan untuk Pondok Pesantren YASTI atas atas pencapaian mereka dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz, pada hari Jum’at (9/5).
Bantuan tersebut berupa dana pendaftaran bagi siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah YASTI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Madrasah Aliyah, sebagai bentuk dukungan moral dan material agar semangat belajar mereka terus terjaga. Kepala Kemenag Kota Singkawang H. Muhlis menegaskan pentingnya peran madrasah dalam mencetak generasi unggul yang berilmu dan berakhlak qur’ani.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada para siswa berprestasi di bidang tahfidz, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Dua lulusan MA YASTI, Nur’in dan Bimo Pranowo, yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, menerima penghargaan secara langsung dari Kepala Kantor.
Tak ketinggalan, Lina Larasati, siswa MTs YASTI yang telah menghafal 5 juz, turut mendapat apresiasi sebagai motivasi untuk terus mengukir prestasi di usia muda. “Kami ingin memastikan bahwa semangat belajar mereka tidak terhenti karena kendala biaya,” ujar H. Muhlis penuh empati.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan YASTI, termasuk Pimpinan Ponpes YASTI, H. Azhari, Kasi Pendidikan Islam Hj. Rohmawati, Pengawas Madrasah Hj. Idawati, Kepala MA YASTI, Walhadi, serta para siswa penerima apresiasi.
Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam membina generasi penerus bangsa.
“Kami berharap apresiasi dan dukungan ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya, serta memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pembentuk karakter qur’ani,” tutur Muhlis.
Pimpinan Ponpes YASTI menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan dukungan dari Kemenag Singkawang. Ia berharap kerja sama ini terus terjalin erat demi menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan di Kota Singkawang.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa generasi qur’ani adalah harapan yang terus tumbuh dan disemai. (har)
Editor : Miftahul Khair