Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

43 Tim Meriahkan Lomba Besurung Saprah di Pekan Kebudayaan Melayu Singkawang

Hari Kurniathama • Rabu, 2 Juli 2025 | 10:59 WIB
LOMBA BESURUNG SAPRAH: Salah satu tim peserta dalam lomba Besurung Saprah di Rumah Adat Melayu Singkawang, Selasa (1/7).
LOMBA BESURUNG SAPRAH: Salah satu tim peserta dalam lomba Besurung Saprah di Rumah Adat Melayu Singkawang, Selasa (1/7).

PONTIANAK POST - Sebanyak 43 tim meramaikan Lomba Besurung Saprah yang digelar Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Singkawang di Rumah Adat Melayu, Selasa (1/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kebudayaan Melayu Singkawang (PKMS) sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

Ketua DPD MABM Singkawang, Asmadi, mengatakan bahwa lomba ini tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat. "Besurung saprah ini mengajarkan bahwa kita duduk bersama, duduk sama rendah, tidak ada perbedaan derajat maupun kasta. Semua makan bersama dengan cara saprahan, terlepas dari status sosial," jelasnya.

Makanan yang disajikan dalam saprahan terdiri dari daging, ayam, telur, acar, nasi, dan air serbat sebagai penutup. Hidangan ini melambangkan nilai-nilai dalam rukun Islam yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Melayu.

Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga bertujuan memperkenalkan kembali tradisi besaprah kepada generasi muda agar terus dilestarikan. "Tradisi ini merupakan peninggalan leluhur Melayu yang sarat makna. Besaprah mengajarkan bahwa dalam hidup ini, kita semua setara, tidak membawa status sosial apa pun," tegas Asmadi.

Ia menambahkan, melalui PKMS, pihaknya akan terus menggali dan menghidupkan kembali berbagai budaya Melayu yang memiliki nilai historis dan kontribusi besar terhadap kekayaan budaya Indonesia. "Saya mengajak seluruh puak Melayu, ormas Islam, dan 17 etnis yang ada di Singkawang untuk bersama-sama melestarikan budaya leluhur masing-masing," ujarnya.

Untuk PKMS tahun depan, MABM Singkawang berencana menambah sejumlah tangkai lomba tradisional, seperti pangka’ gasing, silat, dan aluk galing. "Kita akan ngamping bersama-sama di Rumah Melayu untuk memeriahkan acara ini ke depannya," pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#Rumah Melayu #tradisi melayu #Lomba Tradisional #mabm #PKMS #silat #lomba #melayu #Pekan Kebudayaan Melayu Singkawang