SINGKAWANG — Dalam semangat memperkuat sinergi antarlembaga, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singkawang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang menggelar penyuluhan dan tes urine bagi warga binaan dan tahanan, Rabu (9/7).
Kalapas Kelas IIB Singkawang, David Anderson Setiawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. “Kegiatan ini adalah langkah konkret untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sekaligus bentuk pembinaan kepada warga binaan,” ungkap David.
Penyuluhan yang digelar di Aula Lapas ini menghadirkan tim penyuluh dari BNN Kota Singkawang. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis narkotika, dampak terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang dihadapi penyalahguna.
Menurut David, para warga binaan dan tahanan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menyimak materi dengan serius dan menunjukkan semangat untuk berubah serta memahami bahaya narkoba secara lebih mendalam.
Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine secara acak kepada sejumlah warga binaan dan tahanan. Tes dilakukan dengan tertib dan diawasi langsung oleh petugas Lapas serta tim BNN Singkawang. “Tes urine ini merupakan bagian dari deteksi dini dan upaya preventif terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas,” jelas David.
Ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin baik bersama BNN Kota Singkawang. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan. “Kami berharap sinergi ini dapat terus dijaga untuk menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba dan kondusif bagi proses pembinaan,” tegasnya.
David menambahkan, seluruh hasil tes urine yang dilakukan menunjukkan hasil negatif, yang menandakan tidak adanya penyalahgunaan narkoba oleh warga binaan dan tahanan yang diperiksa. “Hasil ini menunjukkan bahwa Lapas Kelas IIB Singkawang terus berupaya menjaga integritas serta mendukung program pembinaan yang sehat dan positif,” pungkasnya. (har)
Editor : Hanif