PONTIANAK POST – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Baznas Kota Singkawang menyalurkan 500 paket sembako dan bibit jagung kepada mustahik di lima kecamatan. Penyaluran dilakukan di Sekretariat Baznas, Kamis (baru-baru ini), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Singkawang, Baharuddin, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa 1 karung beras isi 9 kilogram, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir untuk setiap penerima manfaat.
Selain sembako, Baznas juga membagikan 500 bibit jagung unggul kepada mustahik yang tersebar di lima kecamatan di Kota Singkawang. Menurut Baharuddin, bantuan bibit ini merupakan bagian dari kontribusi Baznas dalam menyukseskan program Astacita yang diusung pemerintah pusat, khususnya terkait ketahanan pangan.
“Kami ingin membantu masyarakat tidak hanya dalam bentuk konsumsi, tetapi juga produktif. Jika mustahik bisa menanam minimal 50 batang jagung dari bibit yang diberikan, insyaallah kami akan beri bonus, bisa dalam bentuk uang, sembako, atau tambahan bibit,” ujarnya.
Untuk mendukung program ini, Baznas juga akan meresmikan balai ternak kambing pada 14 Agustus mendatang di Kelurahan Naram. “Tahap awal akan diisi 25 ekor kambing dalam satu kandang besar, dan juga akan ditanam bibit jagung di area tersebut,” jelas Baharuddin.
Ia menambahkan, Baznas akan terus memantau perkembangan penanaman jagung oleh para mustahik dan siap memberikan pendampingan bila diperlukan. Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Barat, Uray M Amin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyarankan agar Baznas Singkawang dapat menyalurkan bantuan secara berkala setiap bulan.
“Minimal sebulan sekali, karena itu sudah menjadi kesepakatan bersama Baznas di 14 kabupaten/kota. Kami ingin zakat yang dihimpun betul-betul tersalurkan tepat sasaran,” tegasnya. Meski demikian, Uray bersyukur karena dana zakat maal yang dihimpun dari masyarakat Singkawang sudah mulai disalurkan sesuai dengan prinsip asnaf (golongan yang berhak menerima zakat). (har)
Editor : Miftahul Khair