PONTIANAK POST – Sebanyak 253 siswa dari 28 madrasah di Kota Singkawang ikut ambil bagian dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang. Ajang bergengsi ini berlangsung tiga hari, 9–11 September 2025, di Operation Room Kantor Kemenag Singkawang.
Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, H. Muhlis, secara resmi membuka kegiatan ini didampingi Kasi Pendidikan Islam Hj. Rohmawati. Dalam sambutannya, Muhlis memberikan motivasi kepada para peserta agar menjadikan OMI sebagai sarana belajar dan mengasah sportivitas.
“Yang terpenting adalah pengalaman dan semangat berpartisipasi. Jika nanti lolos ke tingkat provinsi atau nasional, itu bonus,” ujar Muhlis. Ia juga menjelaskan bahwa OMI merupakan gabungan dari ajang Mayres dan KSM, sehingga menjadi kompetisi yang lebih komprehensif.
Pada hari pertama, 105 siswa Madrasah Aliyah (MA) berkompetisi di enam mata pelajaran: Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Biologi, dan Kimia. Hari kedua diikuti 54 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang menguji kemampuan di mata pelajaran IPAS dan Matematika. Hari terakhir, giliran 94 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berkompetisi pada Matematika, IPA, dan IPS.
Kasi Pendis Hj. Rohmawati mengapresiasi partisipasi seluruh madrasah. “Jumlah peserta tahun ini terbanyak setelah Kabupaten Mempawah. Semua peserta adalah juara karena mereka perwakilan terbaik dari madrasah masing-masing,” tegasnya. Tutup dia, OMI diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan akademik, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan semangat berprestasi bagi siswa madrasah. (har)
Editor : Hanif