Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Santri Singkawang Ikuti Akademi Keluarga Indonesia, Siap Kampanye Remaja Sehat Mental

Hari Kurniathama • Jumat, 26 September 2025 | 10:27 WIB
DIABADIKAN: Dua santri MA Ushuluddin Singkawang, Vyo Divan (tengah kiri) dan Annisa Almaghfirah (tengah kanan), berpose setelah mengikuti Akademi Keluarga Indonesia di Jakarta.
DIABADIKAN: Dua santri MA Ushuluddin Singkawang, Vyo Divan (tengah kiri) dan Annisa Almaghfirah (tengah kanan), berpose setelah mengikuti Akademi Keluarga Indonesia di Jakarta.

PONTIANAK POST – Prestasi membanggakan kembali diraih santri asal Kota Singkawang. Dua santri Pondok Pesantren Ushuluddin, Vyo Divan dan Annisa Almaghfirah, terpilih mewakili Kalimantan Barat untuk mengikuti Akademi Keluarga Indonesia Angkatan Pertama yang berlangsung di Jakarta, 17–19 September 2025.

Akademi Keluarga Indonesia merupakan program pembentukan remaja melalui pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada kesiapan berkeluarga. Tujuannya mencetak kader keluarga tangguh, matang, dan bertanggung jawab sebagai fondasi Indonesia Emas 2025.

“Mereka inilah yang akan menjadi Keluarga Emas – keluarga tangguh, berkualitas, dan berperan sebagai tiang-tiang kokoh dalam mewujudkan Indonesia Emas,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji saat peluncuran program yang digelar secara hybrid di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN Jakarta.

Wihaji menegaskan, perbaikan kualitas keluarga adalah kunci membangun bangsa. “Kalau kita mau memperbaiki Indonesia, perbaiki keluarga. Character building adalah fondasi yang harus diperkuat,” tegasnya. Ke depan, Kemendukbangga akan membuka tiga tingkatan kelas: untuk siswa SMP, SMA sebagai tahap intermediate, dan mahasiswa sebagai tahap advance yang diproyeksikan menjadi calon pengantin baru.

Vyo Divan mengaku bangga dapat mewakili Kalbar dalam ajang tersebut. “Kami merasa terhormat dan bahagia sekali dipercaya menjadi bagian dari 167 peserta dari 38 provinsi. Rasanya seperti mimpi bisa bertemu langsung dengan Bapak Menteri Wihaji dan Ibu Wakil Menteri Isyana Bagoes Oka,” ujarnya.

Annisa menambahkan, banyak pengalaman berharga yang mereka peroleh selama pelatihan. “Kami mendapat materi tentang perencanaan usia nikah, kesiapan berkeluarga, hingga pemanfaatan teknologi di era digital. Kami juga dilatih baris-berbaris oleh TNI untuk melatih kedisiplinan dan ketangguhan diri,” tuturnya.

Kepala MA Ushuluddin Singkawang, Kamal, mengaku bangga dengan capaian anak didiknya. “Terpilihnya dua santri ini tidak lepas dari keaktifan MA Ushuluddin sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Kami satu-satunya SSK perwakilan Kalbar yang empat tahun terakhir ikut SSK Paripurna Tingkat Nasional,” jelasnya.

Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi siswa lain. “Ini motivasi besar agar siswa terus berprestasi dan membawa nama baik madrasah maupun pondok pesantren di ajang nasional,” pungkasnya. Sepulang dari Jakarta, Vyo dan Annisa bertekad menularkan semangatnya. “Insya Allah kami siap berbagi pengalaman dan memotivasi teman-teman agar menjadi remaja sehat mental, mampu merencanakan masa depan berkeluarga dengan baik, serta siap menghadapi tantangan,” kata keduanya. (har)

Editor : Hanif
#indonesia #akademi #Remaja #sehat #tangguh #santri #Kampanye #singkawang #keluarga