Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Guru Madrasah Didorong Kuasai AI untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Hari Kurniathama • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 13:10 WIB
DIABADIKAN: Foto bersama peserta Pelatihan AI bagi guru MIU Ushuluddin di Murraya Hills Singkawang.
DIABADIKAN: Foto bersama peserta Pelatihan AI bagi guru MIU Ushuluddin di Murraya Hills Singkawang.

PONTIANAK POST – Di tengah pesatnya arus digitalisasi, Madrasah Ibtidaiyah Ushuluddin (MIU) Singkawang mengambil langkah progresif dengan menggelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bertema “Peningkatan Pemahaman Penggunaan AI dalam Proses Pembelajaran” di Murraya Hills Singkawang, baru-baru ini.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru dan tenaga kependidikan MIU Ushuluddin. Hadir sebagai narasumber, Pengawas RA/MI Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Andy, yang memaparkan materi secara interaktif dan aplikatif.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterbukaan para guru terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, agar pembelajaran di madrasah menjadi lebih efektif dan efisien.

“Guru harus berani beradaptasi dengan kemajuan zaman. Gunakan teknologi seperti AI untuk mempermudah kinerja dan memperkaya metode pembelajaran. Namun, jangan diambil mentah-mentah. Tetap perlu penyuntingan dan verifikasi agar hasilnya sesuai dengan nilai-nilai pendidikan,” pesan H. Muhlis.

Sementara itu, Kepala Madrasah MIU Ushuluddin, Hj. Masruraini, menyebut pelatihan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mengembangkan profesionalisme guru. “Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan produktif dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, Andy memaparkan konsep dasar kecerdasan buatan sebagai teknologi yang mampu melakukan tugas-tugas layaknya manusia. Mulai dari berpikir, belajar, hingga mengambil keputusan. Ia juga memperkenalkan platform Oceandoc, alat berbasis AI yang membantu guru membuat presentasi pembelajaran dengan cepat dan menarik, serta menjelaskan perbedaan antara OceanDoc dan OceanDocs yang kerap disalahartikan.

Sebagai penutup, peserta diajak praktik langsung membuat presentasi melalui Canva, memanfaatkan fitur desain cerdas yang mampu menghasilkan materi ajar visual yang menarik dan komunikatif. Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para peserta. Banyak guru mengaku baru memahami luasnya potensi AI dalam dunia pendidikan. (har)

Editor : Hanif
#adaptif #Latih Guru #pembelajaran kreatif #mi #efisien #ai #singkawang #Era Digital