Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Stunting Turun 48 Persen, Muhamaddin Apresiasi Program Ayah Asuh

Hari Kurniathama • Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:23 WIB
PENGHARGAAN: Wakil Wali Kota Singkawang Muhamaddin menyerahkan piagam penghargaan kepada para Bapak Asuh Posyandu di Kelurahan Pasiran, Kamis (30/10), atas kontribusi mereka menurunkan angka stunting
PENGHARGAAN: Wakil Wali Kota Singkawang Muhamaddin menyerahkan piagam penghargaan kepada para Bapak Asuh Posyandu di Kelurahan Pasiran, Kamis (30/10), atas kontribusi mereka menurunkan angka stunting

PONTIANAK POST — Pemerintah Kota Singkawang mencatat keberhasilan besar dalam menurunkan angka stunting hingga 48 persen dalam tiga tahun terakhir melalui program inovatif Bersama Asuh Posyandu Bantu Tuntaskan Stunting (Basuh Posyandu Bunting). Wakil Wali Kota Singkawang Muhamaddin mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti nyata efektivitas kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam memperbaiki kualitas gizi anak.

“Program ini menunjukkan bahwa kerja bersama bisa memberikan hasil nyata,” ujarnya saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 17 Bapak Asuh Posyandu di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kamis (30/10).

Program Bapak Asuh Posyandu melibatkan elemen masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga sosial yang berkomitmen menjadi penanggung jawab bagi satu atau beberapa posyandu. Dukungan tersebut memberikan tambahan sumber daya untuk memperkuat layanan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola asuh keluarga.

“Dengan kolaborasi lintas sektor ini, kita tidak hanya menekan angka stunting, tetapi juga memperbaiki gizi anak, mengurangi kasus gizi buruk, dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak,” tegas Muhamaddin.

Ia menambahkan, inovasi yang lahir dari Kelurahan Pasiran patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Singkawang. Pendekatan berbasis komunitas ini, menurutnya, membuat sistem penanganan kesehatan lebih efisien karena data kelahiran, kematian, dan status gizi dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

Selain menekan stunting, program Basuh Posyandu Bunting juga mendorong terbentuknya kelurahan tangguh sebagai pusat data kependudukan dan kesehatan. Pemerintah Kota Singkawang berharap program ini bisa direplikasi di seluruh wilayah untuk mencapai target kota bebas stunting dalam beberapa tahun ke depan.

Adapun 17 penerima penghargaan “Bapak Asuh Posyandu” Kelurahan Pasiran antara lain Lembaga Pengelola Sampah Mandiri Pasiran Bersinar, Mahkota Hotel, RSU Sa’adah, McDonald’s, Swiss-Belinn Singkawang, CW Coffee, hingga Tim Proyek Tzu Chi, yang aktif mendampingi berbagai posyandu di wilayah tersebut. (har)

Editor : Hanif
#stunting #ayah asuh #Stunting Turun #singkawang #Basuh Posyandu Bunting