PONTIANAK POST - Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) bersama Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Singkawang menggelar kampanye germas (gerakan masyarakat hidup sehat) dengan melakukan senam bersama dan penyuluhan anti-mager (malas gerak) bagi masyarakat Kota Singkawang, Minggu (2/11) di Jalan Firdaus.
"Tujuan kegiatan ini agar masyarakat Singkawang semakin memahami pentingnya upaya pencegahan penyakit dan menjadikan gaya hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari," ungkap Ketua PPPKMI Kota Singkawang, H Barkat dalam kampanye germas di hadapan masyarakat.
PPPKMI merupakan sebuah organisasi profesi yang menaungi para ahli di bidang promosi dan edukasi kesehatan di Indonesia. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan martabat profesi promosi kesehatan serta membina sumber daya manusia di bidang tersebut.
Oleh sebab itu, kegiatan senam bersama dan penyuluhan ini merupakan salah satu upaya PPPKMI meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat melalui langkah langkah sederhana namun memiliki dampak besar.
"Seperti melakukan aktivitas fisik secara teratur selama 30 menit sehari, konsumsi buah dan sayur, pemeriksaan kesehatan secara rutin, menjaga kebersihan, dan tidak merokok," ungkapnya.
Ia menyebutkan kegiatan ini juga sejalan dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke-60 Tahun 2025 "Generasi Sehat Masa Depan Hebat".
Untuk informasi, sebagaimana hasil pendataan kesehatan, kata H Barkat, penyakit tidak menular yang mendominasi diderita warga Singkawang adalah hipertensi alias tekanan darah tinggi, disusul diabetes/kencing manis. Bahkan hipertensi menjadi penyakit penyebab kematian nomor empat di dunia.
" Salah satu penyebab adalah malas gerak. Malas melakukan aktivitas fisik secara teratur dan terukur," jelasnya.
Dalam kampanye germas ini, pengurus PPPKMI dan IOSKI melakukan senam bersama masyarakat. Sekitar kurang lebih 60 menit, mereka senam bersama mulai senam toleransi maupun senam kreasi lainya hingga berkeringat. Selain itu, panitia kegiatan juga menyiapkan hadiah menarik (doorprize) bagi peserta yang bisa menjawab kuis terkait penyuluhan anti-mager. (har)
Editor : Hanif