PONTIANAK POST - DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang baru-baru ini tampil dalam Festival Marhaban Borneo yang diselenggarakan oleh Persatuan Kebangsaan Melayu Serawak.
"Festival yang berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 3 November 2025 ini menjadi ajang bagi MABM Singkawang untuk mempromosikan budaya Melayu dan meningkatkan silaturahmi dengan negara-negara Melayu serumpun,” kata Ketua DPD MABM Singkawang, Asmadi, Senin (3/11).
Dalam festival itu, DPD MABM Singkawang menampilkan Dzikir Nazam sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya Melayu.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Persatuan Kebangsaan Melayu Sarawak yang bertujuan untuk memajukan dan melestarikan ukhuwah Islamiah dan budaya Melayu di kalangan Melayu serantau," ujarnya.
Dia menyatakan, bahwa MABM Singkawang berkomitmen untuk terus memajukan dan melestarikan budaya Melayu. Menurutnya, budaya ini bukan hanya tentang menampilkan budaya benda maupun tak benda, tetapi juga tentang fungsi diplomasi Islamiah dan silaturahmi. Asmadi menekankan, bahwa kebudayaan memiliki peran penting dalam rangka diplomasi budaya untuk menjalin silaturahmi Islamiah.
"Oleh karena itu, MABM Singkawang terus berupaya mempromosikan budaya Melayu dan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Melayu serumpun," ungkapnya.
Festival Marhaban Borneo ini diikuti oleh beberapa perwakilan dari Kuching Serawak, Sabah, Brunai, dan beberapa DPD MABM yang ada di Kalimantan Barat."Partisipasi MABM Singkawang dalam festival ini menunjukkan komitmen organisasi ini untuk terus memajukan dan melestarikan budaya Melayu di tingkat nasional dan internasional," jelasnya. (har)
Editor : Hanif