PONTIANAK POST – Kebakaran melanda Altar Sam Bong Lin Than di Jalan G.M. Situt Gang Senang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (5/11) sekitar pukul 02.20 WIB. Api yang muncul tiba-tiba dari bagian belakang altar itu dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar bangunan berbahan kayu. Kapolres Singkawang melalui Kasi Humas, Iptu Hidayatno, menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui pemilik altar yang tinggal di rumah bersebelahan.
Ia terbangun karena merasakan hawa panas dan mendengar gonggongan keras anjing peliharaannya. “Saat memeriksa ke luar rumah, ia mendapati api sudah berkobar di bagian belakang altar. Tanpa pikir panjang, ia segera meminta pertolongan warga dan tim siaga pemadam kebakaran swadaya (BPKS) di lingkungan sekitar,” kata Hidayatno.
Mendengar teriakan minta tolong, petugas BPKS yang sedang berjaga langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam dan berupaya memadamkan api. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan membantu proses evakuasi agar tidak ada korban.
Tak lama kemudian, tambahan 10 unit mobil pemadam dari berbagai BPKS datang memperkuat upaya pemadaman. Setelah sekitar satu setengah jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 03.55 WIB. “Tidak ada korban jiwa, namun bangunan altar mengalami kerusakan cukup parah karena sebagian besar materialnya terbuat dari kayu,” ujarnya.
Petugas kepolisian dari Polres Singkawang dan Polsek Singkawang Barat turut mengamankan lokasi, mendata saksi, serta mengumpulkan bahan keterangan di tempat kejadian perkara (TKP). Proses dokumentasi dan pendataan kerugian juga dilakukan untuk melengkapi laporan resmi. “Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di bagian belakang altar,” ungkap Hidayatno. (har)
Editor : Hanif