PONTIANAK POST - Pekan Kreativitas Siswa Madrasah (PKSM) 2025 kembali digelar di MAN Singkawang dan menjadi magnet semangat bagi para siswa di akhir semester ganjil. Tahun ini, PKSM mengusung tema “Merajut Harmoni Nan Asri Menuju Madrasah Adiwiyata”, yang mendorong lahirnya kreativitas sekaligus kepedulian lingkungan di kalangan pelajar madrasah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis, bersama Ketua DWP Kemenag Singkawang, Hj. Masruraini. Kehadiran para Kepala Madrasah dari berbagai jenjang, perwakilan Polsek Singkawang Tengah, tokoh masyarakat, dewan guru, dan ratusan siswa menambah semarak suasana yang memenuhi halaman madrasah.
Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan apresiasi mendalam terhadap penyelenggaraan PKSM yang dinilainya sebagai ruang penting bagi generasi muda untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. “Anak-anak kita harus diberi ruang luas untuk berekspresi, berinovasi, dan menunjukkan bakat mereka. Dari kreativitas lahir masa depan yang gemilang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan arahan Kakanwil Kemenag Kalbar agar para guru menanam pohon setiap kali berulang tahun. Gerakan sederhana tersebut, katanya, dapat menjadi langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan dan mendukung upaya menuju predikat Madrasah Adiwiyata. Ajakan itu langsung mendapat sambutan hangat dari seluruh hadirin.
Selain itu, Muhlis turut membagikan kabar menggembirakan tentang capaian siswa madrasah dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Banten beberapa hari sebelumnya. Informasi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi siswa MAN Singkawang untuk terus menorehkan prestasi.
Acara kemudian berlanjut dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Momentum ini juga dibarengi penghormatan khusus bagi Kepala MAN Singkawang, Irwandi, yang memasuki masa purna tugas tahun ini. Suasana haru dan hangat mengiringi apresiasi atas dedikasi beliau dalam memajukan madrasah.
PKSM 2025 membuktikan bahwa madrasah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas, karakter, dan kepedulian lingkungan, melahirkan generasi unggul, berakhlak, dan peduli masa depan. (har)
Editor : Hanif