PONTIANAK POST - Kenaikan angka stunting di Kota Singkawang memicu pemerintah daerah bergerak cepat. Pemerintah Kota Singkawang resmi meluncurkan Program Kampung Keluarga Berkualitas dan pemberian makanan bergizi gratis bagi kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Peluncuran berlangsung di Kantor Wali Kota Singkawang, baru-baru ini.
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Achmad Hardin, mengungkapkan angka stunting di kota itu meningkat dari 20,1 persen pada 2023 menjadi 21,9 persen pada 2024. Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat intervensi dengan menyasar keluarga sebagai unit terkecil pembangunan kesehatan. “Pada hari ini dibentuk Kampung Keluarga Berkualitas di 21 kelurahan, sekaligus memperkuat kampung keluarga berkualitas yang telah terbentuk sebelumnya,” ujarnya.
Hardin menegaskan dukungan bagi ibu dan balita menjadi fokus utama penanganan stunting tahun ini. Ia berharap peluncuran dua program tersebut dapat menggerakkan peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. “Program makanan bergizi gratis juga akan terus disosialisasikan secara luas agar kesiapan sumber daya di lapangan semakin matang,” katanya.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Putra Sumarna, menyebut intervensi sejak dini dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci penurunan stunting. “Penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif, bersinergi dengan seluruh OPD dan pihak swasta,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemberian makanan bergizi yang selama ini menyasar anak sekolah kini diperluas untuk kelompok 3B, dengan melibatkan kader posyandu dan tim pendamping keluarga dalam distribusinya. “Selain menjadi bagian dari sinergi penanganan stunting, program ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan posyandu oleh masyarakat,” katanya.
Dwi berharap dukungan dari pemerintah daerah, TNI/Polri, akademisi, hingga mitra pembangunan terus diperkuat. “Semoga implementasinya berjalan lancar, target dapat tercapai, dan berbagai risiko dapat diminimalisasi,” tutupnya. (har)
Editor : Hanif