Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gebyar RA Al Ikhlas XVII Singkawang: Kolaborasi Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

Hari Kurniathama • Jumat, 5 Desember 2025 | 11:17 WIB

 

PEMBUKAAN: Kepala Kemenag Singkawang, H. Muhlis, membuka Gebyar RA Al Ikhlas XVII dengan memukul drum bersama jajaran tamu undangan.
PEMBUKAAN: Kepala Kemenag Singkawang, H. Muhlis, membuka Gebyar RA Al Ikhlas XVII dengan memukul drum bersama jajaran tamu undangan.

PONTIANAK POST – Gebyar RA Al Ikhlas XVII yang digelar di Rumah Melayu pada Kamis (4/12) pagi berlangsung meriah, ditandai dengan prosesi pemukulan drum oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis, yang secara resmi membuka acara tersebut. Prosesi ini menjadi simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini di Kota Singkawang.

Hadir dalam acara pembukaan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Singkawang Hj. Masruraini, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua PGRI, Ketua IGTKI, Ketua IGRA, Ketua KKRA, serta sejumlah kepala RA dan tokoh pendidikan kota. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat pesan penting bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan apresiasi kepada RA Al Ikhlas yang konsisten menggelar kegiatan inspiratif untuk anak-anak setiap tahunnya. Ia menekankan pentingnya pendidikan yang berbasis kasih sayang, yang kini menjadi pendekatan utama Kementerian Agama. "Anak-anak usia dini perlu dididik dengan cinta dan kelembutan, tanpa kekerasan. Guru TK dan RA memegang peranan penting dalam membentuk karakter dasar anak-anak kita," ujar Muhlis, mengajak semua pihak untuk mendukung peran guru dengan sepenuh hati.

Kepala RA Al Ikhlas, Dedeh Kartika, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gebyar RA Al Ikhlas XVII menghadirkan berbagai cabang lomba, seperti lomba drumband tingkat RA/TK se-Kota Singkawang yang diikuti oleh 10 tim, fashion show internal RA Al Ikhlas, dan lomba menghias nasi tumpeng oleh orang tua siswa. Acara puncak Gebyar RA Al Ikhlas ini akan ditutup dengan kegiatan Jalan Sehat pada 7 Desember mendatang. Dedeh juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, orang tua siswa, dan panitia yang telah mendukung acara ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dedeh Kartika memberikan pesan yang menyentuh hati tentang dedikasi para guru RA/TK. “Menjadi guru anak usia dini bukan pekerjaan mudah. Kami adalah teman, pendengar, pelawak, penyanyi, penari, bahkan cleaning service bagi anak-anak. Namun kami bertahan karena cinta,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari para undangan. Ia berharap agar perhatian dan penghargaan terhadap profesi guru anak usia dini terus meningkat.

Setelah sambutan, Muhlis bersama jajaran pejabat yang hadir mengajak peserta untuk bersama-sama melakukan prosesi pemukulan drum secara serempak, menandai pembukaan resmi acara. Tepuk tangan meriah menyambut momen tersebut, menciptakan suasana yang penuh semangat dan keceriaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan drumband dari peserta didik RA Al Ikhlas yang menjadi pembuka lomba tahun ini. Kegiatan tahunan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Pembukaan oleh Kepala Kemenag Singkawang menjadi penanda penting bahwa pemerintah terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pendidikan anak usia dini, sebagai pondasi untuk membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, dan berprestasi. (har)

Editor : Hanif
#Kolaborasi #Gebyar #singkawang #Pendidikan Anak Usia Dini