Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Menag Nasaruddin Umar Puji Harmoni Singkawang dalam Event Discover Timeless Harmony di Jakarta

Hari Kurniathama • Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:07 WIB

 

EXPLORE SINGKAWANG: Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berikuti sejumlah pejabat dan penyelenggara saat event Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang
EXPLORE SINGKAWANG: Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berikuti sejumlah pejabat dan penyelenggara saat event Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang

PONTIANAK POST – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menghadiri pembukaan event Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (23/1). Dalam kesempatan tersebut, Menag memuji Kota Singkawang sebagai contoh nyata keberhasilan menjaga toleransi dan keberagaman di Indonesia.

Nasaruddin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membangkitkan kembali semangat harmoni tanpa batas. Menurutnya, keragaman budaya yang dimiliki bangsa merupakan kekayaan yang sangat indah jika dikelola dengan keterbukaan hati.

"Melalui event ini, terbukti bahwa kultur kita berwarna-warni dan sangat indah. Masyarakat Kota Singkawang sangat luar biasa dalam menjaga toleransi dan keberagaman sehingga tidak ada jarak antara satu dengan yang lainnya," ujar Nasaruddin.

Pemerintah Kota Singkawang memanfaatkan ajang ini untuk mempromosikan potensi budaya dan kuliner secara internasional. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah penampilan batik Tidayu (Tionghoa, Dayak, Melayu).

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menjelaskan bahwa batik Tidayu bukan sekadar komoditas sandang, melainkan simbol filosofis dari kerja keras masyarakat dalam merawat kemajemukan.

"Batik Tidayu adalah bukti nyata slogan toleransi kami. Kami tampilkan di sini agar pengunjung internasional di Hotel Borobudur mengenal potensi besar yang dimiliki Singkawang," kata Tjhai Chui Mie.

 

Kolaborasi Unik Imlek dan Ramadan

Tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa bagi Kota Singkawang. Pasalnya, perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini berdekatan dengan masuknya bulan suci Ramadan. Tjhai Chui Mie mengungkapkan bahwa kedua momentum keagamaan besar ini akan dirayakan dengan semangat kolaborasi.

"Tahun ini unik, hari pertama kita merayakan Imlek dan hari keduanya masuk bulan suci Ramadan. Panitia Imlek dan Cap Go Meh akan berkolaborasi dengan panitia Ramadan Fair untuk memeriahkan suasana kota," jelasnya.

Saat ini, wajah Kota Singkawang mulai dihias dengan perpaduan nuansa Imlek dan Idul Fitri. Selain hiasan kota, panitia juga menyiapkan pasar juadah dan pentas seni budaya yang melibatkan 17 paguyuban etnis yang ada di Singkawang.

 

Pintu Gerbang Pariwisata

Event ini merupakan kerja sama antara Pemkot Singkawang dengan manajemen Hotel Borobudur Jakarta, dengan tujuan untuk mempromosikan potensi budaya, kuliner, dan lainnya yang ada di Kota Singkawang. Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu gerbang promosi wisata yang efektif. Dengan reputasi internasional yang dimiliki hotel tersebut, potensi lokal diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

"Kami ingin semua potensi Singkawang dipromosikan maksimal, sehingga lebih banyak orang yang tahu dan tertarik mengunjungi kota kami yang merupakan miniatur Indonesia ini," pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#Menag Nasaruddin Umar #tidayu #JAKARTA #singkawang #Discover Timeless Harmony #harmoni