Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur'an di Singkawang Sambut Ramadan, Perkuat Karakter Religius dan Budaya

Hari Kurniathama • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:27 WIB
Asmadi
Asmadi

PONTIANAK POST — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang bekerja sama dengan DPD Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) akan menyelenggarakan Lomba Belarak dan Khataman Al-Qur’an tingkat SMP/MTs se-Kota Singkawang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Februari 2026 sebagai rangkaian menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Disdikbud Kota Singkawang, Asmadi, menyatakan bahwa agenda ini bertujuan memperkuat karakter religius sekaligus melestarikan budaya Melayu Islami di kalangan generasi muda. Menurutnya, penting untuk menanamkan pemahaman bahwa Ramadan merupakan bulan Al-Qur’an sejak usia sekolah.

"Melalui lomba ini, kami ingin memotivasi siswa agar lebih mencintai dan membiasakan diri membaca Al-Qur’an. Ini adalah upaya edukatif untuk mengenalkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di masyarakat," ujar Asmadi, Minggu (25/1).

Lomba ini terdiri dari dua kategori utama, yakni prosesi belarak yang kental dengan adat Melayu serta Lomba Khataman Al-Qur’an antar-pelajar. Prosesi belarak direncanakan mengambil titik start di Masjid Raya Singkawang dan berakhir di Rumah Melayu.

Asmadi menekankan bahwa pelestarian tradisi belarak dan khataman menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar identitas budaya dan religius siswa tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. “Siswa belajar tentang makna kebersamaan, adab, dan nilai keislaman yang menyatu dengan budaya lokal,” imbuhnya.

 

Simbol Toleransi Kota

Pelaksanaan kegiatan tahun ini dinilai istimewa karena bertepatan dengan suasana perayaan Tahun Baru Imlek. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi yang telah menjadi identitas global Kota Singkawang.

“Ramadan dan Imlek disambut bersama dalam suasana damai. Ini menunjukkan bahwa keberagaman di Singkawang adalah kekuatan. Kami ingin menjaga kota ini sebagai rumah besar yang aman bagi semua,” tegas Asmadi.

Ia berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat luas agar dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pembinaan karakter generasi muda di Singkawang. (har)

Editor : Hanif
#Lomba Belarak #Disdikbud Singkawang #singkawang #Simbol Toleransi Kota