Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Singkawang Kembali Raih UHC Awards 2026, Kepesertaan Program JKN Tembus 99,64 Persen

Hari Kurniathama • Selasa, 3 Februari 2026 | 13:25 WIB
Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan.
Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Singkawang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026.

"Penghargaan tersebut diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Wahyu Aji Anindhiyo Satriojatu, kemarin.

Penghargaan diserahkan dalam acara UHC Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa 27 Januari 2026. Kota Singkawang berhasil mencapai cakupan kepesertaan Program JKN sebesar 99,64 persen, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 81,07 persen, sehingga memenuhi kriteria nasional Universal Health Coverage.

Aji menyampaikan bahwa UHC Awards merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang secara konsisten mendukung pelaksanaan Program JKN melalui kebijakan dan pembiayaan yang berkelanjutan.Menurutnya, capaian UHC mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan.

“Hingga 31 Desember 2025, capaian kepesertaan Program JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singkawang telah mencapai 99,64 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,07 persen," ujarnya.

Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perluasan dan keberlanjutan Program JKN melalui kebijakan dan penganggaran daerah. Aji menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta JKN serta menjaga keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah. Komitmen tersebut, lanjutnya, menjadi kunci dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang adil dan merata.

Saat ini, lanjutnya, pemanfaatan layanan Program JKN secara nasional telah mencapai rata-rata dua juta kunjungan per hari, mencerminkan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.Untuk menjaga kualitas layanan, BPJS Kesehatan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan, mendorong penguatan layanan primer, serta memperluas pemanfaatan teknologi digital.

Berbagai kanal layanan non tatap muka juga terus dikembangkan, di antaranya Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811 8165 165, serta Care Center 165.

"Peserta JKN juga dapat memanfaatkan antrean online dan fitur i-Care JKN untuk melihat riwayat pelayanan kesehatan, sehingga mendukung pelayanan yang lebih cepat dan tepat," ungkapnya.

Penghargaan UHC Awards Tahun 2026 diberikan dalam kategori Utama, Madya, dan Pratama, dan diharapkan menjadi pemicu semangat bagi daerah lainnya untuk mempercepat perluasan perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurutnya, Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin akibat sakit serta menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat. Dengan diraihnya UHC Awards Tahun 2026, Pemerintah Kota Singkawang diharapkan dapat terus menjaga dan meningkatkan capaian Universal Health Coverage, sehingga manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.(har)

Editor : Hanif
#UHC Awards 2026 #program jkn #pemkot singkawang #bpjs kesehatan