PONTIANAK POST - Sebuah kecelakaan lalu lintas menimpa Wakil Wali Kota Singkawang saat menjalankan agenda kegiatan di wilayah kota. Peristiwa tersebut terjadi setelah ia menyelesaikan rangkaian aktivitas pelayanan masyarakat pada Minggu (8/2).
Akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi saat menjalankan tugas, Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, harus menahan rasa sakit setelah mengalami patah tulang bahu kiri dan pergelangan tangan kiri. Kecelakaan tersebut terjadi di simpang lampu merah Jalan P. Diponegoro, Kota Singkawang, pada Minggu (8/2) sore.
Insiden itu berlangsung tiba-tiba di tengah padatnya aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut. Menurut keterangan Ajudan Wakil Wali Kota Singkawang, Daniel, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kejadian itu. “Beliau langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Aziz Singkawang untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Daniel.
Setelah menjalani pemeriksaan intensif, tim dokter menyatakan Muhammadin mengalami patah tulang pada bahu kiri serta pergelangan tangan kiri. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani tindakan operasi. “Pada Senin, 9 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, beliau menjalani operasi,” kata Daniel.
Kecelakaan ini terjadi setelah Wakil Wali Kota Singkawang menjalani rangkaian aktivitas padat sejak pagi hingga sore hari. Sebelum insiden, Muhammadin sempat menghadiri acara pembagian paket Imlek di Kelenteng Fuk Nung Kiung, Jalan Pertanian Kaliasin Dalam, Minggu (8/2).
Tak hanya itu, sebelumnya ia juga melakukan peninjauan sejumlah ruas jalan di wilayah Singkawang Selatan, khususnya di Jalan Malindo, Kelurahan Sedau. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja untuk memastikan kondisi infrastruktur dan akses masyarakat tetap layak digunakan.
Dalam kunjungannya, Muhammadin juga menyempatkan diri meninjau lokasi menuju rumah warga serta SD dan Pesantren Ibnu Taimiyah. Aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga itu dilakukan demi memastikan pelayanan dan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa tugas sebagai pelayan publik kerap diiringi risiko, bahkan di tengah rutinitas kerja sehari-hari. Kondisi Wakil Wali Kota Singkawang yang kini harus menjalani perawatan medis memantik doa pihak agar ia segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. (har)
Editor : Hanif