Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Setahun Kepemimpinan Tjhai Chui Mie–Muhammadin, IPM Singkawang Naik dan Stunting Turun Signifikan

Hanif PP • Selasa, 24 Februari 2026 | 12:31 WIB

Tjhai Chui Mie dan Muhammadin
Tjhai Chui Mie dan Muhammadin

PONTIANAK POST– Tepat pada 20 Februari 2026, kepemimpinan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Wali Kota Muhammadin genap berusia satu tahun. Di bawah visi "Singkawang Juara" (Maju Dalam Inovasi, Atraktif dalam Budaya, dan Berkelanjutan Dalam Pembangunan), pasangan yang dilantik Presiden Prabowo Subianto ini berhasil merealisasikan sejumlah program prioritas di berbagai sektor.

Sektor kesehatan menjadi salah satu keberhasilan paling menonjol. Angka stunting di Kota Singkawang berhasil ditekan hingga 48 persen melalui Program Ayah Asuh Stunting dan intervensi lintas sektoral. Pemerintah juga terus menggencarkan layanan cek kesehatan gratis serta imunisasi untuk mendukung tumbuh kembang anak.

 Capaian ini diperkuat dengan raihan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan, di mana kepesertaan JKN mencapai 99,64 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,07 persen.

Peningkatan fasilitas kesehatan juga diwujudkan melalui pembangunan Gedung Cytotoxic Jantung dan Pembuluh Darah serta Gedung Cathlab di RSUD Abdul Aziz. Pengembangan ini mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Singkawang naik menjadi 75,67 pada 2025, meningkat dari angka 74,68 pada tahun sebelumnya.

Di bidang pendidikan, pemkot meluncurkan Program Singkawang Pintar yang mencakup pemberian beasiswa serta layanan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C untuk pemerataan akses belajar. Program lainnya, yakni Makan Bergizi Gratis, juga telah berjalan di lima kecamatan untuk mendukung ketahanan gizi masyarakat.

Infrastruktur dan Konektivitas

Pembangunan infrastruktur terus dipacu, salah satunya melalui kelanjutan Jalan Lingkar Barat untuk mengurai kemacetan. Di samping itu, tercatat sebanyak 196 ruas jalan lingkungan sepanjang 21 kilometer juga telah rampung dibangun menggunakan paving.

Konektivitas wilayah semakin kuat dengan tuntasnya akses jalan menuju Bandara Singkawang. Saat ini, bandara tersebut telah melayani penerbangan rute Singkawang–Jakarta sebanyak dua kali sehari, yang diharapkan menjadi motor penggerak investasi dan pariwisata.

Selain itu, pemerintah merealisasikan rehabilitasi 80 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari kolaborasi dana APBD Kota (45 unit), APBD Provinsi Kalbar (10 unit), dan APBN (25 unit).

Di sisi lain, penyesuaian tarif NJOP PBB-P2 dilakukan secara proporsional dan berkeadilan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat.

Transformasi Digital dan Lingkungan

Melalui implementasi Smart City, layanan publik kini terintegrasi secara daring. Program "Mata Indah" menghadirkan 61 titik CCTV di lokasi strategis yang dapat dipantau secara real-time, didukung layanan darurat 112 dan fasilitas WiFi gratis di ruang publik. Atas inovasi ini, Singkawang meraih penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2025 sebagai Pemerintah Daerah Terbaik Kategori Kota.

Untuk mitigasi banjir, pemkot membangun drainase sepanjang 1.700 meter di Jalan Tani serta melakukan pembersihan saluran secara massal. Gerakan tanam pohon serentak di seluruh kelurahan juga digalakkan guna menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sepanjang 2025, Pemkot Singkawang juga telah meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Baznas Awards 2025 untuk Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil sinergi antara Forkopimda, DPRD dan elemen masyarakat. "Harmoni dan keberagaman tetap menjadi kekuatan utama kami untuk mewujudkan Singkawang Juara," pungkasnya. (hms/*)

Editor : Hanif
#Muhammadin #stunting #singkawang #ipm #Tjhai Chui Mie