Lahan Gambut Dekat Bandara Singkawang Terbakar, Polisi Intensif Pantau dan Cegah Api Meluas

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB
KARHUTLA: Jajaran Polsek Singkawang Selatan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayahnya, Senin (13/4).
KARHUTLA: Jajaran Polsek Singkawang Selatan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayahnya, Senin (13/4).

PONTIANAK POST – Personel Polsek Singkawang Selatan melakukan pengecekan intensif terhadap lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, Senin (13/4). Langkah ini diambil guna memastikan titik api tidak meluas.

Pada Senin (13/4) sekitar pukul 09.00 WIB, personel turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus pengecekan kondisi terkini pascakebakaran.

 Kebakaran yang melanda RT 058 RW 009, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan ini sejatinya telah terjadi sejak Minggu (5/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Upaya pemadaman sebelumnya telah dilakukan bersama berbagai pihak, seperti tim pemadam karhutla Kota Singkawang dan BPKS.

Namun, karena lahan yang terbakar tersebut didominasi semak belukar, ilalang, serta vegetasi kebun sawit, api sulit dipadamkan sepenuhnya dan hingga kini masih menyisakan kepulan asap di beberapa titik.

 

Tim yang turun ke lapangan terdiri dari Aiptu J. Sitompul bersama sejumlah personel lainnya, Mereka menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari Polsek Singkawang Selatan untuk memastikan situasi di lokasi tetap terkendali.

Kondisi cuaca cerah dengan tiupan angin sedang turut menjadi faktor yang perlu diwaspadai, karena berpotensi memicu munculnya kembali titik api.

"Meski demikian, sumber air berupa parit di sekitar lokasi menjadi salah satu pendukung dalam upaya pemadaman yang terus dilakukan secara bertahap," ungkap Sitompul.

Polsek Singkawang Selatan terus berupaya maksimal dengan melakukan pemadaman lanjutan, pemantauan intensif, serta koordinasi dengan instansi terkait seperti Manggala Agni, BPBD, Damkar, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Langkah ini dilakukan guna mencegah kebakaran meluas, sekaligus menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar dari dampak kabut asap. (har)

 

Editor : Hanif
Bandara Singkawang karhutla lahan gambut pemantauan Polsek singkawang