Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Hadiri Pelantikan ICDN, Wali Kota Singkawang Dorong Penguatan SDM dan Pelestarian Budaya Dayak

Hari Kurniathama • Senin, 4 Mei 2026 | 10:58 WIB
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat menghadiri pelantikan pengurus DPD ICDN Kota Singkawang periode 2025–2030.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat menghadiri pelantikan pengurus DPD ICDN Kota Singkawang periode 2025–2030.

PONTIANAK POST - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mendorong Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPD ICDN) Kota Singkawang periode 2025–2030 untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah. Fokus utamanya meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian budaya Dayak di tengah arus modernisasi.

Hal tersebut disampaikan Tjhai Chui Mie saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD ICDN Singkawang di Kantor Wali Kota, baru-baru ini. Organisasi yang kini dipimpin oleh Petrus Leman tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa amanah yang diemban pengurus ICDN merupakan tanggung jawab moral dan sosial. Ia menilai intelektual Dayak adalah bagian penting dari kekayaan budaya bangsa yang harus berkontribusi aktif dalam memajukan daerah.

“ICDN memiliki posisi strategis sebagai wadah cendekiawan yang mampu menjembatani nilai-nilai kearifan lokal dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Organisasi ini tidak boleh hanya menjadi forum diskusi, tetapi harus melahirkan gagasan konkret,” ujar Tjhai Chui Mie.

Baca Juga: Gubernur Hadiri Haul ke-10 Habib Amin Muhsin Alhinduan, Ajak Jemaah Teladani Almarhum

Wali Kota juga berharap ICDN menjadi motor penggerak dalam melahirkan SDM yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Selain fokus pada pendidikan dan keahlian, ICDN diminta menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat Singkawang yang majemuk.

Pelestarian budaya Dayak, menurutnya, harus terus dilakukan agar identitas lokal tetap relevan dan tidak luntur oleh perkembangan zaman.

Di akhir arahannya, Tjhai Chui Mie mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Sinergi ini dianggap kunci untuk menciptakan pembangunan yang inklusif.

“Mari bersama-sama membangun Singkawang yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing tanpa meninggalkan akar budaya dan jati diri kita,” pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#ICDN Kalbar #SDM #wali kota singkawang #budaya #dayak