Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jadwal Lengkap Gawe Dayak Naik Dango Singkawang 2026: Ritual, Karnaval, Hingga Konser

Uray Ronald • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:06 WIB
Ketua Panitia Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang, Andreas Aan. (MC-skw)
Ketua Panitia Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang, Andreas Aan. (MC-skw)

 

PONTIANAK POST – Perhelatan Gawe Dayak Naik Dango (GDND) XXVI Kota Singkawang tahun 2026 siap digelar selama lima hari penuh. Acara ini memadukan ritual sakral, kompetisi ketangkasan, hingga pesta rakyat di Rumah Adat Dayak.

Ketua Panitia, Andreas Aan, menyebut setiap hari memiliki makna filosofis tersendiri. "Rangkaian ini disusun agar masyarakat umum dapat menikmati kebudayaan Dayak tanpa menghilangkan keaslian tradisinya," ujarnya, Senin (11/5).

Hari pertama, Rabu (27/5), dimulai dengan ritual spiritual Ngampar Bide pada pagi hari dan Misa Syukur sore harinya. Agenda ini menjadi bentuk kesiapan batin masyarakat sebelum memulai perayaan besar.

Puncak pembukaan ditandai peresmian Gerbang Rumah Adat Dayak Singkawang yang baru pada malam hari. Acara berlanjut dengan hiburan rakyat yang menghadirkan artis lokal Tino Amee serta Anggi Lay.

Baca Juga: Gawe Dayak Naik Dango Singkawang 2026 Targetkan 20 Ribu Pengunjung

Karnaval Budaya dan Lomba Ketangkasan Tradisional

Pada Kamis (28/5), ribuan peserta dari berbagai lintas etnis akan memeriahkan Karnaval dan Display Budaya sepanjang 3,26 kilometer. Malam harinya, panggung utama diisi oleh Parade Lagu Dayak yang memukau.

Memasuki hari ketiga, Jumat (29/5), panitia menggelar aksi sosial berupa donor darah dan cek kesehatan gratis. Bidang olahraga tradisional juga dimulai dengan lomba Terompah serta parade Apa’ Uwe’ Gawe.

Baca Juga: Singkawang Siap Gelar Gawai Dayak Naik Dango XXVI 2026, Harmoni Budaya di Kota Tertoleran

Seminar Budaya dan Inovasi Hiburan Milenial

Sabtu (30/5) akan diisi dengan Seminar Budaya dan lomba sumpit yang menjadi ikon ketangkasan masyarakat Dayak. Agenda ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus hiburan bagi pengunjung yang datang.

"Malam harinya ada Parade Tari Dayak, pemenang Sape’ Competition, hingga penampilan DJ Bongel untuk menarik minat generasi muda," jelas Andreas. Inovasi ini dilakukan agar budaya tetap relevan bagi kaum milenial.

Baca Juga: Krisantus Apresiasi Pekan Gawai Dayak III, FDKJ Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Dayak

Penutupan dan Pemberdayaan Ekonomi UMKM

Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Minggu (31/5) dengan lomba Pangkak Gasing dan Mantes (ketapel). Acara resmi berakhir malam harinya dengan penampilan Wiwid Ballabih serta Borneo Imagination.

Selama lima hari, Rumah Adat Dayak juga diramaikan pameran UMKM sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Andreas menegaskan bahwa dukungan Pemerintah Kota Singkawang menjadi kunci suksesnya persiapan infrastruktur dan izin kegiatan ini.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengunjung, baik domestik maupun mancanegara, dapat merasakan spirit Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata melalui setiap jengkal kegiatan yang kami laksanakan,” ujarnya.(mc)

Editor : Uray Ronald
#Jadwal Gawe Dayak Naik Dango #Acara Budaya Singkawang #Lomba Tradisional Dayak #Rumah Adat Dayak Singkawang #Wisata Budaya Kalbar. Draf Berita Hasil Suntingan