PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang untuk mendalami strategi pengelolaan potensi ekonomi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia Umbing, diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, di Kantor Wali Kota Singkawang.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Gunung Mas menggali berbagai kebijakan strategis yang diterapkan Pemkot Singkawang dalam mengembangkan potensi daerah hingga berkontribusi signifikan terhadap PAD. Efrensia Umbing menyatakan bahwa pihaknya ingin mempelajari langkah konkret pembangunan ekonomi, termasuk pengelolaan sektor potensial.
“Kami berdiskusi untuk mempelajari bagaimana daerah ini mampu menggali potensi yang dimiliki, termasuk kebijakan strategis ekonomi serta langkah-langkah optimalisasi PAD,” ujar Efrensia.
Ia menambahkan, hasil audiensi ini memberikan banyak referensi praktik baik (best practice), khususnya terkait pengelolaan sektor pertambangan agar lebih optimal. Informasi tersebut nantinya akan dikaji lebih mendalam untuk disesuaikan dengan karakteristik dan potensi Kabupaten Gunung Mas.
Selain persoalan tata kelola pemerintahan, Pemkab Gunung Mas juga mengapresiasi keharmonisan sosial di Kota Singkawang. Efrensia menilai suasana toleransi serta perkembangan sektor wisata dan kuliner di Singkawang merupakan daya tarik yang patut dipromosikan ke masyarakat Kalimantan Tengah.
“Kami melihat langsung kehidupan masyarakat yang harmonis dan keberagaman yang terjaga. Ini menjadi catatan positif yang akan kami bagikan kepada masyarakat di Gunung Mas,” imbuhnya.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menilai kunjungan ini sebagai ruang penting untuk bertukar pengalaman. Ia mengaku Singkawang juga mendapat masukan berharga dari Pemkab Gunung Mas, terutama mengenai tata kelola sektor perkebunan dan pertambangan.
“Kita harus terus membuka ruang diskusi. Dari pertemuan ini, kami juga mendapatkan masukan terkait tata kelola perkebunan dan pertambangan yang telah diterapkan di Kabupaten Gunung Mas,” kata Muhammadin.
Ia berharap sinergi antardaerah di Pulau Kalimantan terus diperkuat, terutama dalam membangun konektivitas perdagangan dan jasa. Kolaborasi yang didukung regulasi tepat diyakini mampu meningkatkan kemandirian fiskal masing-masing daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah. (har)
Editor : Hanif