Naik Dango Singkawang Targetkan 20 Ribu Pengunjung

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 22:08 WIB
KEBERSAMAAN BUDAYA: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berfoto bersama panitia usai pembukaan Gawe Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026 di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Rabu (27/5) malam.
KEBERSAMAAN BUDAYA: Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berfoto bersama panitia usai pembukaan Gawe Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026 di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Rabu (27/5) malam.

 

PONTIANAK POST — Gawe Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026 di Kota Singkawang ditargetkan mampu menarik sekitar 20 ribu pengunjung selama pelaksanaan kegiatan pada 27 hingga 31 Mei 2026. Festival budaya tahunan masyarakat Dayak itu diharapkan menjadi penggerak pariwisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.

Suasana pembukaan di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Rabu (27/5) malam, berlangsung meriah. Ribuan warga memadati area kegiatan untuk menyaksikan prosesi adat, tarian kolosal, hingga hiburan budaya yang menjadi bagian dari tradisi syukuran masyarakat Dayak atas hasil panen.

Ketua Pelaksana kegiatan, Andreas Aan, mengatakan target kunjungan tersebut dipasang karena antusiasme masyarakat terhadap Gawe Dayak Naik Dango terus meningkat setiap tahun.

“Kegiatan tahun ini berlangsung selama lima hari dan kami menargetkan sekitar 20 ribu pengunjung,” ujarnya.

Selain menjadi agenda pelestarian budaya, Gawe Dayak Naik Dango juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku UMKM, pedagang makanan, hingga pelaku ekonomi kreatif ikut meramaikan area festival.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan kegiatan budaya tersebut menjadi momentum memperkenalkan pariwisata Kota Singkawang kepada wisatawan lokal maupun luar daerah.

Menurut dia, keberagaman budaya yang hidup harmonis di Singkawang menjadi kekuatan utama dalam menarik kunjungan wisata.

“Ini bukan hanya seremoni budaya, tetapi juga sarana promosi budaya dan pariwisata Kota Singkawang,” katanya.

Rangkaian pembukaan diawali dengan peresmian gerbang Rumah Adat Dayak, pemotongan tebu, tarian penyambutan, hingga prosesi penyimpanan hasil panen sebagai simbol rasa syukur masyarakat Dayak kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Banyak pengunjung datang bersama keluarga untuk menyaksikan langsung tradisi adat yang telah menjadi agenda budaya tahunan di Kota Singkawang.

“Setiap tahun saya selalu datang karena suasananya ramai dan budaya Dayak di sini terasa sangat kuat. Kegiatan seperti ini juga membantu pedagang kecil karena pengunjungnya banyak,” ujar Candra, salah seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya ke Rumah Adat Dayak Kota Singkawang.

Untuk menjaga keamanan selama festival berlangsung, Polres Singkawang menerjunkan 26 personel pengamanan yang dipimpin KBO Satsamapta Polres Singkawang IPTU Agus Jatmika.

Pengamanan dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menikmati rangkaian Gawe Dayak Naik Dango dengan aman dan nyaman. (ars)  

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
UMKM Singkawang Gawe Dayak Naik Dango target pengunjung Naik Dango wisata budaya Singkawang festival Dayak Kalbar