Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gawe Dayak Naik Dango XXVI Singkawang Meriah, 22 Tim Tampilkan Parade Tari Budaya Dayak

Uray Ronald • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:01 WIB
Suasana kegiatan Parade Tari dalam rangkaian Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang di Rumah Adat Dayak Singkawang, Sabtu (30/5).
Suasana kegiatan Parade Tari dalam rangkaian Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang di Rumah Adat Dayak Singkawang, Sabtu (30/5). (MC Singkawang)

 

PONTIANAK POST - Sebanyak 22 tim peserta memeriahkan Parade Tari dalam rangkaian Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang di Rumah Adat Dayak Singkawang, Sabtu (30/5).

Kegiatan yang disaksikan langsung Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin tersebut menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang menarik perhatian masyarakat sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya Dayak di Kalimantan Barat.

Parade tari berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kreasi seni yang menggambarkan kekayaan tradisi Dayak. Setiap kelompok menghadirkan pertunjukan yang sarat nilai budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

Parade Tari Jadi Magnet Gawe Dayak Naik Dango XXVI

Parade tari menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam pelaksanaan Gawe Dayak Naik Dango XXVI Kota Singkawang tahun ini.

Sebanyak 22 tim tampil membawakan beragam tarian tradisional dan kreasi budaya Dayak di hadapan masyarakat yang memadati area Rumah Adat Dayak Singkawang.

Baca Juga: Hari Keempat Naik Dango XXVI Singkawang Dipadati 2.500 Pengunjung SINGKAWANG – Hari keempat Gawe Dayak Naik Dango XXVI Tahun 2026 Kota Singkawang ber

Kehadiran ribuan masyarakat menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan budaya lokal.

Acara berlangsung tertib dan menjadi ruang pertemuan lintas generasi untuk menyaksikan sekaligus mengenal kekayaan seni Dayak yang masih hidup di tengah perkembangan zaman.

Bagi banyak keluarga yang hadir, parade tersebut bukan sekadar hiburan. Kegiatan itu menjadi kesempatan memperkenalkan identitas budaya kepada anak-anak dan generasi muda agar tetap mengenal akar tradisinya.

Pemkot Singkawang Apresiasi Semangat Pelestarian Budaya

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian parade tari.

Ia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan dedikasi peserta dalam menjaga warisan budaya daerah.

Menurut Muhammadin, tingginya partisipasi peserta dan antusiasme masyarakat membuktikan budaya Dayak masih memiliki tempat yang kuat di hati warga Singkawang.

“Parade tari malam ini memperlihatkan betapa kayanya budaya Dayak yang kita miliki. Kreativitas para peserta luar biasa dan menjadi bukti bahwa generasi muda tetap memiliki semangat untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.

Baca Juga: Ritual Adat dan Misa Syukur Buka Gawe Dayak Naik Dango Singkawang

Data penyelenggara menunjukkan sebanyak 22 tim ikut ambil bagian dalam kompetisi budaya tersebut. Jumlah peserta itu menjadi indikator kuat bahwa regenerasi pelaku seni budaya Dayak masih terus berlangsung di Kota Singkawang.

Budaya Menjadi Perekat Persatuan di Tengah Keberagaman

Muhammadin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, seniman, peserta, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi," katanya.

"Kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.” 

Pernyataan tersebut mencerminkan peran strategis kegiatan budaya dalam memperkuat kohesi sosial.

Di kota yang dikenal sebagai daerah multietnis, perayaan budaya seperti Gawe Dayak Naik Dango menjadi ruang inklusif yang mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Baca Juga: Gawe Dayak Naik Dango Singkawang 2026 Targetkan 20 Ribu Pengunjung Selama Lima Hari

Selain menjadi ajang ekspresi seni, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap promosi pariwisata budaya daerah. 

Kehadiran pengunjung dari berbagai wilayah turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal yang terlibat selama penyelenggaraan acara.

Warisan Dayak Diharapkan Tetap Hidup di Generasi Mendatang

Pemerintah Kota Singkawang berharap Gawe Dayak Naik Dango terus menjadi wadah pemersatu masyarakat sekaligus sarana memperkuat identitas budaya daerah.

“Melalui kegiatan ini, warisan budaya Dayak diharapkan tetap lestari dan terus dikenal oleh generasi muda sebagai bagian penting dari kekayaan budaya Kota Singkawang,” pungkas Muhammadin.

Harapan tersebut menjadi pesan utama dari pelaksanaan Gawe Dayak Naik Dango XXVI.

Di tengah arus modernisasi, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas adat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur tetap hidup dan berkembang di masa depan.*

Editor : Uray Ronald
#Rumah Adat Dayak Singkawang #budaya Dayak Singkawang #Gawe Dayak Naik Dango XXVI #Parade Tari Dayak Singkawang #Muhammadin Singkawang