Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gawe Dayak Naik Dango 2026 Ditutup Meriah di Singkawang

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 1 Juni 2026 | 22:41 WIB
PENYERAHAN HADIAH: Wakil Wali Kota Singkawang menyerahkan hadiah kepada para pemenang pada malam penutupan Gawe Dayak Naik Dango ke-26 Tahun 2026 di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Minggu (31/5). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi dalam berbagai perlombaan serta kegiatan budaya selama festival berlangsung. (IST)
PENYERAHAN HADIAH: Wakil Wali Kota Singkawang menyerahkan hadiah kepada para pemenang pada malam penutupan Gawe Dayak Naik Dango ke-26 Tahun 2026 di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Minggu (31/5). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi dalam berbagai perlombaan serta kegiatan budaya selama festival berlangsung. (IST)

PONTIANAK POST – Gemuruh musik tradisional, tarian budaya, dan antusiasme ribuan pengunjung menutup rangkaian Gawe Dayak Naik Dango ke-26 Tahun 2026 di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang, Minggu (31/5) malam. Festival budaya terbesar masyarakat Dayak di Kota Singkawang itu berakhir meriah setelah menghadirkan berbagai pertunjukan seni selama lima hari berturut-turut.

Sejak dibuka pada 27 Mei lalu, kawasan Rumah Adat Dayak berubah menjadi pusat hiburan budaya yang dipadati masyarakat dari berbagai kalangan.

Tidak hanya warga Dayak, pengunjung dari beragam suku dan latar belakang turut menikmati atraksi seni yang menjadikan festival ini sebagai salah satu agenda budaya paling dinanti di Singkawang.

Gawe Dayak Naik Dango bukan sekadar perayaan adat pascapanen. Event ini telah berkembang menjadi festival budaya yang menghadirkan hiburan sekaligus ruang perjumpaan bagi masyarakat multietnis.

Berbagai penampilan tari tradisional, musik etnik, ritual adat, hingga pertunjukan seni kontemporer berbasis budaya Dayak menjadi magnet utama yang menarik ribuan pengunjung setiap malam.

Suasana semakin semarak ketika panggung utama dipenuhi pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan budaya Dayak dari berbagai subetnis yang ada di Kalimantan Barat.

Salah satu hal yang mendapat apresiasi dalam penyelenggaraan tahun ini adalah keterlibatan generasi muda Dayak sebagai bagian penting dalam pengelolaan dan pelaksanaan acara.

Sekretaris Dewan Adat Dayak Kota Singkawang, Robertus Putra, menyebut kepercayaan yang diberikan kepada generasi muda menjadi investasi penting untuk menjaga keberlanjutan budaya di masa depan.

Kehadiran anak-anak muda tidak hanya terlihat di balik layar penyelenggaraan, tetapi juga di atas panggung melalui berbagai pertunjukan seni yang berhasil mencuri perhatian pengunjung.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan keberagaman budaya merupakan kekuatan besar yang dimiliki Kota Singkawang.

Menurutnya, event budaya seperti Gawe Dayak Naik Dango tidak hanya berfungsi menjaga tradisi leluhur, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Keberagaman budaya yang kita miliki merupakan kekuatan besar untuk mendorong kemajuan daerah, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi," ujarnya.

Selama pelaksanaan festival, kawasan acara dipenuhi pengunjung yang turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha kecil, pedagang kuliner, hingga sektor jasa lainnya.

Tepat pukul 23.30 WIB, Wakil Wali Kota Singkawang secara resmi menutup Gawe Dayak Naik Dango ke-26 Tahun 2026.

Meski festival telah berakhir, semangat yang ditinggalkan masih terasa. Selama lima hari, panggung budaya ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi bukti bahwa keberagaman dapat dirayakan dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Di Kota Singkawang yang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, Gawe Dayak Naik Dango kembali menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan juga energi yang mampu menyatukan masyarakat dan menghidupkan pariwisata daerah. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Rumah Adat Dayak Singkawang #Gawe Dayak Naik Dango 2026 #Festival budaya Singkawang #Wisata budaya Kalimantan Barat #Event budaya Dayak