PONTIANAK POST - Kesehatan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam mencetak generasi santri yang cerdas dan berdaya saing. Menyadari hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Singkawang bersama Puskesmas Singkawang Tengah I menggelar gerakan massal "Aksi Bergizi" di MTs Ushuluddin Kota Singkawang, Jumat (12/06).
Bertempat di Gedung H.B. Rasnie Terpadu Center Ma’hadi, agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Kota Singkawang, Ehwan, yang hadir mewakili Kepala Kantor. Kehadiran Ehwan bersama Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan & KB, serta Camat Singkawang Tengah, menegaskan solidnya sinergi lintas sektor dalam mengawal kualitas pendidikan dan kesehatan remaja di Kota Singkawang.
Acara yang berlangsung dinamis ini diawali dengan senam bersama untuk membakar semangat ratusan santri dan dewan guru. Namun, esensi utama dari gerakan ini terletak pada edukasi masif mengenai intervensi gizi seimbang dan perilaku hidup bersih.
Sebagai langkah konkret menekan angka anemia yang kerap mengintai remaja putri, dilakukan pula pembagian dan konsumsi serentak Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para santriwati. Langkah preventif ini dinilai vital untuk memastikan fisik para santriwati tetap prima dalam menempuh pendidikan.
Baca Juga: Pemkot Singkawang Dorong Digitalisasi Pengelolaan BLUD Melalui Sistem e-BLUD
"Pendidikan dan kesehatan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Santri yang sehat adalah modal utama. Tanpa fisik yang bugar, fokus belajar akan terganggu, dan potensi terbaik mereka sulit keluar secara optimal," tegas Ehwan dalam arahannya.
Ehwan juga memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan madrasah yang tanggap dalam menjemput bola program-program edukasi kesehatan berbasis komunal seperti ini.
Apresiasi senada diungkapkan oleh Kepala MTs Ushuluddin Singkawang, Misfa. Ia menekankan bahwa output yang diharapkan dari kegiatan ini bukanlah dokumentasi formalitas, melainkan perubahan perilaku nyata.
“Kami berharap edukasi gizi dan pembagian tablet tambah darah ini benar-benar diinternalisasi dan diterapkan oleh santri dalam keseharian mereka. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya berakhlak mulia dan unggul akademis, tapi juga tangguh secara fisik,” ujar Misfa.
Melalui Aksi Bergizi ini, MTs Ushuluddin membuktikan posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern dan adaptif—yang paham betul bahwa masa depan bangsa yang gemilang harus dijemput oleh raga yang sehat, mental yang kuat, dan intelektual yang hebat. (har)
Editor : Hanif