Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pemkot Singkawang Ungkap 3 Kunci Percepatan Pembangunan Bandara untuk Kayong Utara

Uray Ronald • Minggu, 21 Juni 2026 | 23:20 WIB

 

Pemkot Singkawang menerima kunjungan Kabupaten Kayong Utara yang melakukan studi tiru untuk mempelajari strategi percepatan pembangunan bandara (Antara/Humas)
Pemkot Singkawang menerima kunjungan Kabupaten Kayong Utara yang melakukan studi tiru untuk mempelajari strategi percepatan pembangunan bandara (Antara/Humas)

 

PONTIANAK POST — Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membagikan tiga kunci utama percepatan pembangunan bandara kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. Pengalaman ini menjadi rujukan dalam upaya mempercepat proyek infrastruktur transportasi udara di wilayah pesisir selatan Kalbar.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Bandara Singkawang tidak terjadi secara instan. Proses tersebut membutuhkan konsistensi panjang, komunikasi intensif dengan masyarakat, serta dukungan lintas lembaga pemerintahan.

"Tiga kunci utama itu adalah konsistensi pemerintah daerah sejak perencanaan, komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait lahan, serta dukungan DPRD dan Forkopimda," kata Tjhai Chui Mie dikutip Antara, Minggu (21/6).

Tiga Kunci Utama Percepatan Pembangunan Bandara

Menurut Tjhai Chui Mie, konsistensi menjadi faktor utama agar proyek strategis tidak terhenti di tengah jalan. Pemerintah daerah harus mengawal proses sejak tahap awal perencanaan hingga eksekusi.

Faktor kedua adalah komunikasi dengan masyarakat pemilik lahan. Hal ini penting agar proses pembebasan lahan dan mekanisme ganti rugi berjalan adil, transparan, dan tepat waktu.

Sementara itu, dukungan DPRD dan Forkopimda menjadi kunci ketiga dalam memastikan penganggaran, perizinan, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Pemkot Singkawang Usulkan Perluasan Apron Bandara, Tjhai Chui Mie Intensif Koordinasi dengan Kemenhub

Studi Tiru Kayong Utara untuk Percepatan Proyek

Pemaparan tersebut disampaikan saat Pemkot Singkawang menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. Kunjungan ini bertujuan mempelajari strategi percepatan pembangunan bandara berdasarkan pengalaman Singkawang.

Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa pembangunan bandara merupakan proyek jangka panjang yang membutuhkan sinergi dari seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari daerah hingga pusat.

"Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Harus terhubung antara kota, kabupaten, provinsi, sampai pusat," ujarnya.

Dampak Ekonomi dan Konektivitas Kalbar

Menurut Tjhai Chui Mie, jika Bandara Kayong Utara terwujud, dampaknya akan signifikan terhadap konektivitas Kalimantan Barat. Distribusi barang dan mobilitas wisatawan diperkirakan akan meningkat.

Selain itu, waktu tempuh masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur darat akan jauh lebih efisien. Hal ini dinilai dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah pesisir selatan Kalbar.

Ia juga menilai Kayong Utara telah memiliki kesiapan awal yang cukup baik, baik dari sisi lahan maupun dukungan masyarakat.

"Kuncinya sabar dan konsisten. Kayong Utara sudah punya modal awal yang kuat," katanya.

Baca Juga: Pemkab Kayong Utara Pelajari Strategi Percepatan Pembangunan Bandara di Singkawang

Harapan ke Pemerintah Pusat

Pemkot Singkawang dan Pemkab Kayong Utara berharap Kementerian Perhubungan dapat memberikan dukungan agar pembangunan bandara dapat direalisasikan secara bertahap.

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyebut pengalaman Singkawang menjadi pelajaran penting dalam mempercepat proyek infrastruktur daerahnya.

"Kami mendapatkan banyak pelajaran berharga. Mudah-mudahan Kayong Utara juga bisa segera memiliki bandara," ujarnya.*

Editor : Uray Ronald
#pembangunan bandara Kalbar #konektivitas Kalimantan Barat #kayong utara #Bandara Singkawang #Tjhai Chui Mie