Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang Belum Rampung, Pemkot Siapkan Sekolah Alternatif bagi Siswa

Uray Ronald • Minggu, 21 Juni 2026 | 23:39 WIB
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang. (Antara)
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang. (Antara)

 

PONTIANAK POST — Pemerintah Kota Singkawang menyiapkan sekolah alternatif bagi siswa yang telah terdaftar di Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil karena pembangunan fasilitas pendidikan di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, masih dalam tahap penyelesaian.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan fasilitas tersebut belum dapat digunakan dalam waktu dekat karena proses konstruksi masih berlangsung.

"Berdasarkan hasil peninjauan, pembangunan Sekolah Rakyat masih memerlukan waktu penyelesaian," kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Minggu (21/6) dilansir Antara.

Baca Juga: 1.300 Pekerja Dikerahkan Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang, Target Rampung 20 Juni

Keselamatan dan Kenyamanan Siswa Jadi Prioritas Utama

Pemerintah Kota Singkawang menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kenyamanan peserta didik menjadi pertimbangan utama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai di lokasi baru tersebut.

Menurut Wali Kota, aktivitas konstruksi di lokasi pembangunan masih berpotensi mengganggu konsentrasi belajar sekaligus menimbulkan risiko keselamatan bagi siswa.

Oleh karena itu, kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu tidak akan dilakukan di area pembangunan.

Baca Juga: Kejar Target Juli 2026, Menteri PU Kebut Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang!

Sekolah Alternatif Sudah Disiapkan

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Singkawang telah menyiapkan sejumlah sekolah yang akan digunakan sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar bagi siswa Sekolah Rakyat.

Kebijakan ini diambil agar hak pendidikan para siswa tetap terpenuhi tanpa harus menunggu penyelesaian pembangunan fisik sekolah.

"Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan proses pendidikan tetap berjalan optimal," ujar Tjhai Chui Mie. Dari sejumlah laporan pembangunan dan kunjungan pejabat, kapasitas Sekolah Rakyat Singkawang dirancang menampung sekitar ±1.200 siswa.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang Lamban, Menteri PU Targetkan Rampung Juni 2026

Dorong Akses Pendidikan Lebih Merata

Pemerintah Kota Singkawang menilai kehadiran Sekolah Rakyat nantinya akan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah serta mengurangi kesenjangan pendidikan di wilayah perkotaan dan pinggiran.

Tjhai Chui Mie menegaskan pemerintah akan terus mengawal proses pembangunan agar selesai sesuai target.

"Pemerintah Kota Singkawang akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar fasilitas pendidikan ini benar-benar berkualitas," katanya.

Komitmen Jangka Panjang Pendidikan Daerah

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Singkawang dalam memperkuat sektor pendidikan berbasis pemerataan akses.

Dengan adanya sekolah alternatif sementara, proses belajar siswa tetap berjalan tanpa gangguan meski infrastruktur utama belum sepenuhnya selesai.

Editor : Uray Ronald
#Sekolah Rakyat Singkawang #sekolah alternatif Singkawang #pendidikan Singkawang #Sagatani Singkawang #Tjhai Chui Mie