PONTIANAK POST - BAZNAS Kota Singkawang sedang melakukan proses bedah rumah sebanyak enam unit dan empat rumah rehab. "Saat ini proses bedah dan rehab rumah sedang berjalan," kata Ketua Baznas Singkawang, Mahmudi, Senin (22/6).
Menurutnya program bedah dan rehab rumah ini baru di semester pertama penyaluran zakat, infak, dan sedekah di tahun 2026. Untuk bedah rumah, anggaran yang diberikan sebanyak Rp20 juta per unit. Sedangkan rehab rumah Rp10 juta per unit.
Anggaran itu dipakai untuk material pokok: pondasi, tiang, atap seng, dinding bata, lantai semen, pintu, dan jendela. Tenaga kerja diutamakan warga sekitar agar manfaat ekonomi juga berputar.
Baca Juga: Pemkab Mempawah Sosialisasikan Bantuan Perbaikan RTLH dan Sanitasi Tahun 2026
"Program ini menyasar rumah warga yang sudah tidak layak huni di lima kecamatan yang ada di Kota Singkawang," ujarnya.
Dia mengapresiasi para Muzakki yang konsisten menunaikan zakat melalui Baznas. Ke depan, program bedah rumah akan ditambah jika pengumpulan ZIS meningkat. Baznas juga menggandeng Dinsos P3A dan pemerintah kelurahan agar data penerima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
"Baznas berkomitmen mengawal proses pembangunan sampai tuntas. Ada tim pengawas yang memastikan kualitas material dan progres pekerjaan setelah rumah selesai," ungkapnya. (har)
Editor : Hanif