PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Singkawang menggelar Apel Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat dengan khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (29/6). Momentum sakral ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap sejarah kelam dan perjuangan para pendahulu.
Peringatan tahunan ini menjadi alarm pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan besarnya pengorbanan jiwa dan raga para pejuang Kalbar dalam mempertahankan martabat serta kedaulatan bangsa dari belenggu penjajahan.
Dalam amanatnya, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa Hari Berkabung Daerah tidak boleh terjebak dalam ritual seremonial belaka. Ia menekankan pentingnya mengadopsi nilai-nilai perjuangan tersebut ke dalam aksi nyata membangun daerah.
Baca Juga: Mengenang Peristiwa Mandor, Polres Landak Ikuti Peringatan Hari Berkabung Daerah 2026
"Peringatan hari berkabung daerah ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan seluruh pejuang Kalimantan Barat. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan mereka melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa," tegas Tjhai Chui Mie.
Ia menambahkan, nilai persatuan dan cinta tanah air yang diwariskan para martir Kalbar harus menjadi fondasi utama dalam menjaga Kota Singkawang agar tetap aman, maju, dan sejahtera.
Lebih lanjut, Wali Kota menggarisbawahi bahwa semangat juang para pahlawan harus merefleksikan kinerja aparatur pemerintah. Momentum ini diharapkan mampu melecut integritas dan kedisiplinan ASN dalam melayani publik maupun bersinergi dengan lembaga legislatif.
Di akhir arahannya, Tjhai Chui Mie mengajak seluruh warga Singkawang untuk menjadikan sejarah sebagai kompas masa depan. Semangat juang masa lalu harus dikonversi menjadi energi positif untuk memerangi ketertinggalan dan segala bentuk ketidakadilan modern.
"Selamat Memperingati Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Semoga semangat para pahlawan senantiasa menginspirasi kita untuk menjaga persatuan, menghormati sejarah, dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat," pungkasnya. (har)
Editor : Hanif