PONTIANAK POST – Pemadaman listrik Singkawang masih terjadi selama dua hari terakhir akibat gangguan pada sistem suplai pembangkit. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang memastikan rumah sakit dan kantor pelayanan publik menjadi prioritas pasokan listrik agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Pernyataan tersebut disampaikan Manajer PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Singkawang, TNI, dan Polri di Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (3/7).
"Proses perbaikan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya (2/7), namun pasokan listrik belum dapat kembali normal sehingga masih diperlukan pemadaman bergilir dengan durasi maksimal sekitar lima jam di beberapa lokasi," katanya dilansir Antara.
Baca Juga: Pemkot Singkawang Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik
Gangguan Pembangkit Sebabkan Pasokan Belum Normal
Made Hary Palguna menjelaskan gangguan terjadi pada sistem suplai pembangkit yang memasok kebutuhan listrik Kota Singkawang.
Selama proses pemulihan, PLN mengutamakan pasokan listrik ke fasilitas vital, terutama rumah sakit dan kantor pelayanan pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kesehatan dan administrasi publik tetap dapat berlangsung meski terjadi pemadaman bergilir.
PLN juga terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan sistem sehingga pasokan listrik di Kota Singkawang dapat segera kembali normal.
TNI dan Polri Minta Jadwal Pemadaman Lebih Terencana
Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan meminta pelaksanaan pemadaman dilakukan secara terencana agar tidak mengganggu operasional objek-objek vital yang bergantung pada pasokan listrik.
Ia juga mendorong PLN menyampaikan informasi rencana pemadaman lebih awal kepada masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi akan membantu warga mempersiapkan diri sekaligus mengurangi keresahan dan spekulasi.
Baca Juga: PLN Beberkan Penyebab Pemadaman Listrik di Singkawang dan Daerah Lainnya
Informasi Cepat Dinilai Penting bagi Masyarakat
Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar meminta PLN memaksimalkan penyebaran informasi melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.
Menurutnya, penyampaian informasi yang cepat dan akurat akan memudahkan masyarakat memperoleh kepastian terkait jadwal pemadaman maupun perkembangan pemulihan sistem.
Pemkot Dorong Transparansi Penanganan Gangguan
Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin meminta PLN meningkatkan transparansi mengenai penyebab gangguan, progres perbaikan, jadwal pemadaman, serta wilayah yang terdampak.
Menurutnya, keterbukaan informasi diperlukan untuk mengurangi keluhan masyarakat sekaligus mencegah munculnya kepanikan akibat ketidakpastian selama proses pemulihan.
"Kita harapkan rapat koordinasi ini dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Singkawang, TNI, Polri, dan PLN dalam mempercepat penanganan gangguan kelistrikan serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal," ujarnya.
Baca Juga: Singkawang Gelap Gulita Berhari-hari, DPRD Desak PLN Buka-bukaan Soal Kendala Lapangan
Dampak bagi Pelayanan Masyarakat Jadi Perhatian
Prioritas pasokan listrik ke rumah sakit dan layanan publik menjadi langkah untuk meminimalkan dampak pemadaman terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Sinergi antara Pemerintah Kota Singkawang, PLN, TNI, dan Polri diharapkan mampu mempercepat pemulihan sistem kelistrikan sekaligus menjaga pelayanan publik tetap berjalan selama proses perbaikan berlangsung.*
Editor : Uray Ronald