PONTIANAK POST – Hasil Tes Kendali Mutu (TKA) Kota Singkawang tahun 2026 melampaui rata-rata nasional maupun rata-rata Provinsi Kalimantan Barat pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meski demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang tetap memfokuskan upaya peningkatan kemampuan numerasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, H. Asmadi, mengatakan pada jenjang SD, Kota Singkawang memperoleh nilai 61,50 untuk Bahasa Indonesia dan 43,84 untuk Matematika. Capaian tersebut berada di atas rata-rata nasional yang masing-masing sebesar 60,15 dan 43,45.
Pada jenjang SMP, Kota Singkawang meraih nilai 63,66 untuk Bahasa Indonesia dan 41,41 untuk Matematika, juga melampaui rata-rata nasional sebesar 60,83 dan 40,42.
Baca Juga: DPRD Kalbar Minta Legalitas TKA dan Izin Tambang di Sanggau Diperiksa
"Capaian ini menempatkan Kota Singkawang di posisi yang sangat strategis dalam peta pendidikan daerah. Saat ini, kita berada di peringkat kedua di Kalimantan Barat setelah Kota Pontianak untuk kedua jenjang tersebut," ujar H. Asmadi.
Meski mencatat hasil yang membanggakan, H. Asmadi menyoroti masih adanya kesenjangan antara kemampuan literasi dan numerasi. Selisih nilai mencapai 17,66 poin pada jenjang SD dan meningkat menjadi 22,25 poin pada jenjang SMP. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Indonesia sudah baik, sementara kemampuan Matematika masih perlu diperkuat.
Menurutnya, capaian tersebut didukung oleh kualitas pembelajaran literasi yang konsisten, ketersediaan sarana pendidikan yang memadai, serta berbagai program peningkatan mutu, seperti pembinaan guru dan kegiatan literasi di sekolah.
Ke depan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang akan memprioritaskan penguatan numerasi melalui peningkatan kapasitas guru, penyediaan media pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi.
"Fokus utama kami adalah Program Penguatan Numerasi. Kami akan memprioritaskan anggaran untuk pelatihan guru, pengadaan media pembelajaran numerasi, serta pemanfaatan teknologi," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, peningkatan skor TKA akan dijadikan indikator kinerja bagi sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan guna memastikan kualitas pendidikan di Kota Singkawang terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional. (har)
Editor : Hanif