PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Singkawang bakal mengoptimalisasi penataan kawasan Kuala Kota Singkawang.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, saat menghadiri Zoom Meeting Rapat Pembahasan Pelaksanaan Optimalisasi Penataan Kawasan Kuala Kota Singkawang yang berlangsung di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (9/7).
"Rapat digelar secara daring untuk mematangkan draf Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kota Singkawang dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait dukungan pengembangan infrastruktur dan optimalisasi penataan Kawasan Kuala," kata Dwi.
Baca Juga: Gladys Princess Betaria Harumkan Singkawang sebagai Finalis Puteri Remaja Indonesia Kalbar 2026
Pemerintah Kota Singkawang, katanya, telah berupaya melakukan penataan Kawasan Simpang Kuala sejak tahun 2020 melalui dukungan Balai Cipta Karya Kalimantan Barat dalam Program Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
Penataan tahap awal tersebut menghasilkan pembangunan promenade dan ruang terbuka publik di sepanjang tepian Kuala.
Kawasan ini sebelumnya menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat serta pusat aktivitas ekonomi UMKM di Kota Singkawang.
“Melalui program tersebut, telah dibangun kawasan promenade dan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik. Namun, seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut mengalami penurunan tanah sehingga, demi menjamin keselamatan masyarakat, akses ke kawasan Simpang Kuala untuk sementara ditutup," ujarnya.
Menurutnya, penutupan sementara tersebut merupakan langkah antisipatif Pemkot Singkawang untuk mencegah risiko terhadap pengunjung.
Kedepan, Pemkot Singkawang berharap ada penguatan infrastruktur berupa perkuatan tanah, sistem drainase, serta penataan ulang kawasan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Singkawang menargetkan optimalisasi Kawasan Kuala tidak hanya mengembalikan fungsi ruang publik, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM kuliner dan kerajinan.
"Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan penataan Kawasan Kuala dapat segera direalisasikan sehingga kembali menjadi ikon wisata dan ruang publik yang aman, nyaman, serta berdaya guna bagi masyarakat Kota Singkawang," ungkapnya. (har)
Editor : Hanif