PONTIANAK POST- Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Singkawang kembali mengaktifkan sistem pengeras suara (TOA) yang terintegrasi dengan kamera pengawas (CCTV) di Simpang Empat Jalan Diponegoro sebagai langkah memperkuat pengawasan, meningkatkan disiplin pengguna jalan, dan mendukung keselamatan berlalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang Eko Susanto mengatakan fasilitas TOA-CCTV tersebut sebelumnya telah tersedia, namun belum berfungsi maksimal akibat kendala teknis. Setelah dilakukan perbaikan menyeluruh, sistem kini kembali siap digunakan.
"TOA CCTV ini memang sudah lama ada, tetapi sempat terkendala secara teknis sehingga penggunaannya kurang maksimal. Sekarang seluruh sistem sudah kembali berfungsi," katanya di Singkawang, Sabtu.
Baca Juga: Kontes Kecantikan Ayam Serama Edukasi Masyarakat Kenali Perbedaan dengan Ayam Katai
Ia menjelaskan proses perbaikan dilakukan oleh tim teknis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang. Perbaikan mencakup sistem visual, audio, jaringan internet, penyimpanan data, hingga mekanisme pengendalian kamera CCTV.
Menurut Eko, hasil pengujian menunjukkan sistem telah berjalan dengan baik. Suara dari operator di Traffic Control Room dapat diteruskan ke pengeras suara di persimpangan dengan jeda waktu yang sangat singkat sehingga petugas dapat memberikan teguran maupun imbauan secara langsung kepada pengguna jalan.
"Hasil uji coba sangat baik. Delay suara kini sangat minim sehingga petugas dapat langsung memberikan imbauan kepada pengguna jalan yang melanggar saat berada di persimpangan," ujarnya.
Baca Juga: Tren Cut-Out Kembali Populer, Tawarkan Gaya Feminin yang Lebih Percaya Diri
Ia mengatakan pengoperasian kembali TOA-CCTV menjadi bagian dari upaya Forum LLAJ meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas melalui pemanfaatan teknologi. Sistem tersebut diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukasi.
Selain untuk pengawasan, Eko menyebut fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi publik. Organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dapat menggunakan TOA-CCTV untuk menyosialisasikan program pemerintah, pelayanan masyarakat, hingga informasi kegiatan strategis daerah.
"TOA ini dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh Dishub dan Satlantas saja, tetapi juga OPD lainnya untuk menyampaikan informasi dan program pemerintah kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Singkawang IPDA Sudiyono Hari Saputra mengatakan TOA-CCTV menjadi salah satu inovasi pelayanan publik untuk mendekatkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Menurut dia, penyampaian imbauan nantinya tidak hanya dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Satlantas, tetapi juga melibatkan Satpol PP, PT Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Ia berharap penerapan TOA-CCTV dapat dikembangkan pada simpang lain yang memiliki alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di Kota Singkawang.
"Dengan diterapkan TOA-CCTV tersebut edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas guna meningkatkan kepatuhan berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," ujarnya. (ant)
Editor : Basilius Andreas GasSumber : Antara