Kemenag Singkawang Suntik Semangat Kafilah MTQ Kalbar ke-34, Tekankan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur'an

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 09:49 WIB
Jajaran Kemenag Kota Singkawang saat meninjau pelaksanaan MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalbar, Senin (3/8) di Sukadana. (MTQ KALBAR)
Jajaran Kemenag Kota Singkawang saat meninjau pelaksanaan MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalbar, Senin (3/8) di Sukadana. (MTQ KALBAR)

PONTIANAK POST - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Singkawang, Muhlis, meninjau pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalbar untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta yang tengah mengikuti perlombaan, Senin (3/8) di Sukadana, Kayong Utara.

Dalam pemantauan tersebut, Muhlis didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Masruraini, dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Miftahul Khair. Mereka mengunjungi sejumlah arena lomba sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ sekaligus pembinaan generasi Qur'ani.

Muhlis menyapa para qari, qariah, hafiz, hafizah, official, hingga dewan hakim. Ia menegaskan bahwa tujuan utama MTQ bukan semata-mata meraih kemenangan.

Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Lantik Dewan Hakim MTQ Kalbar ke-34, Tekankan Integritas dan Netralitas Penilaian

"Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an mampu tertanam dalam hati dan menjadi pedoman kehidupan. Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian," tegas Muhlis di sela-sela peninjauannya.

Sementara itu, Ketua DWP Masruraini bersama Kasi Bimas Islam Miftahul Khair turut menyapa para peserta yang menunggu giliran tampil di ruang tunggu. Kehadiran rombongan Kementerian Agama diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan mental bagi para kafilah.

Miftahul Khair mengatakan MTQ ke-34 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Penyelenggaraan MTQ ke-34 juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk semakin mendalami Al-Qur'an. Menurut Kementerian Agama, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas moral generasi penerusnya.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, ajang tahunan tersebut diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya siap bersaing pada tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga menjadikan Al-Qur'an sebagai fondasi dalam membangun peradaban daerah yang bermartabat.(har)

Editor : Hanif
DWP Kemenag singkawang Kafilah Mtq kalbar dukungan moril