HUT ke-81 RI di Singkawang Tak Sekadar Seremonial, Ada Cara Unik Tanamkan Nasionalisme Pelajar

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:26 WIB
Kepala Disdikbud Kota Singkawang Asmadi.
Kepala Disdikbud Kota Singkawang Asmadi.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengemas peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai momentum penguatan karakter peserta didik dan pendidik.

Melalui rangkaian kegiatan Gebyar dan Gebrak Kemerdekaan yang dimulai 11 Agustus 2026, nilai-nilai kebangsaan ditanamkan melalui kegiatan edukatif dan menyenangkan.

Kepala Disdikbud Kota Singkawang Asmadi mengatakan, esensi peringatan kemerdekaan bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada penanaman nilai dasar negara.

Baca Juga: 20 Agenda HUT RI ke-81 Siap Ramaikan Sintang, Kelam Tourism Festival dan Fun Run Jadi Sorotan

“Kegiatan ini kami rancang untuk memupuk rasa cinta tanah air, kebanggaan nasional, serta memperkokoh pemahaman terhadap Pancasila dan UUD 1945 di kalangan pelajar maupun guru,” ujar Asmadi, Sabtu (8/8/2026).

Untuk mengintegrasikan aspek akademis, fisik, dan pelestarian budaya, Disdikbud Singkawang membagi rangkaian kegiatan ke dalam tiga pilar utama.

Pertama, edukasi kebangsaan melalui Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Membaca Teks Pancasila. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami sejarah serta falsafah negara secara lebih mendalam, bukan sekadar menghafalnya.

Kedua, kegiatan untuk mendukung hidup sehat dan membangun kebersamaan. Pembukaan kegiatan di Kantor Wali Kota Singkawang akan diawali dengan Senam Cinta Tanah Air bersama jajaran pendidikan untuk membangun kebugaran fisik dan semangat kekeluargaan.

Baca Juga: Begini Cara Lomba Makan Kerupuk yang Selalu Meriah, Ternyata Sarat Makna Kemerdekaan

Ketiga, pelestarian budaya melalui berbagai perlombaan permainan tradisional. Kegiatan tersebut dihadirkan untuk mengenalkan kearifan lokal sekaligus membangun interaksi sosial yang sehat di tengah era digital.

Penggunaan permainan tradisional dan olahraga bersama menjadi salah satu pendekatan dalam pendidikan karakter. Selain mengasah kerja sama tim, kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran bagi generasi muda mengenai pentingnya persatuan.

Asmadi menambahkan, kesederhanaan pelaksanaan tidak mengurangi nilai yang ingin disampaikan.

“Justru, pendekatan yang merakyat dan penuh kegembiraan ini mempermudah pesan-pesan nasionalisme diterima oleh peserta didik,” ungkapnya.

Melalui sinergi guru, siswa, dan masyarakat, peringatan HUT ke-81 RI di Singkawang diharapkan dapat mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi nasionalisme yang kokoh. (har)

Editor : Miftakhair
HUT ke-81 RI permainan tradisional singkawang lomba