PONTIANAK POST - Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan mengimbau masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Singkawang. Warga diminta segera melaporkan titik api atau potensi karhutla melalui layanan 110 agar dapat ditangani dengan cepat.
"Karhutla tidak hanya merusak lingkungan saja, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, perekonomian, dan keselamatan warga," kata Kapolres, Senin (10/8).
Menurutnya, karhutla dapat terjadi akibat kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, hingga membuka lahan dengan cara membakar.
Baca Juga: Polres Singkawang Tertibkan 22 Kendaraan hingga Dini Hari, Knalpot Brong Jadi Sasaran Penertiban
"Untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.
Kapolres juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di area lahan kosong, perkebunan, dan kawasan hutan. Jika menemukan titik api atau potensi karhutla, masyarakat diminta segera melaporkannya.
"Segera laporkan ke 110, apabila menemukan titik api atau potensi Karhutla. Tim kami bersama unsur terkait siap bergerak cepat untuk melakukan penanganan di lapangan," pesannya.
Kapolres menyampaikan, Polres Singkawang bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, kelurahan, masyarakat, hingga relawan telah membentuk sistem patroli dan pemantauan untuk mengantisipasi Karhutla.
Sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan, mulai dari tingkat RT, RW, hingga komunitas. Langkah tersebut dilakukan agar pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan Karhutla semakin luas.
"Mari bersama menjaga lingkungan, lindungi masyarakat, dan cegah Karhutla sejak dini. Karena mencegah lebih baik daripada memadamkan," ajaknya.
Kapolres berharap meningkatnya kepedulian dan partisipasi masyarakat dapat membantu Kota Singkawang terhindar dari kabut asap dan dampak negatif karhutla lainnya.
"Bersama, kita wujudkan Singkawang yang aman, sehat, dan bebas karhutla. Mari kita jaga alam kita untuk anak cucu kita di masa depan," tutupnya. (har)
Editor : Miftakhair