41 Anak TK dan PAUD Singkawang Lantang Bacakan Pancasila, Buka Gebyar HUT ke-81 RI Penuh Semangat

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:54 WIB
Sejumlah anak TK dan PAUD membacakan teks Pancasila, Selasa (11/10) di Kantor Wali Kota Singkawang disaksikan Wali Kota Tjhai Chui Mie.
Sejumlah anak TK dan PAUD membacakan teks Pancasila, Selasa (11/10) di Kantor Wali Kota Singkawang disaksikan Wali Kota Tjhai Chui Mie.

PONTIANAK POST - Suara lantang 41 anak TK dan PAUD menggema di Basement Kantor Wali Kota Singkawang. Mereka bergantian membacakan setiap butir Pancasila dalam lomba Pembacaan Teks Pancasila, Selasa (11/10).

Di hadapan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asmadi, anak-anak tampil penuh semangat. Lomba tersebut menjadi pembuka rangkaian Gebyar HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tjhai Chui Mie mengaku bangga melihat anak-anak Singkawang mulai dikenalkan dengan nilai Pancasila dan semangat kebangsaan sejak usia dini.

Baca Juga: Perkuat Regulasi Pesantren, Kanwil Kemenkum Kalbar Himpun Fakta Lapangan di Kota Singkawang

“Saya sangat bangga karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan konsisten menggelar perlombaan yang membangkitkan rasa nasionalisme anak-anak sejak usia dini di setiap HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Tjhai Chui Mie.

Menurutnya, pendidikan kebangsaan tidak cukup hanya melalui teori di ruang kelas. Nilai Pancasila perlu dikenalkan melalui berbagai kegiatan sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, ia mengapresiasi rangkaian lomba lainnya, seperti membaca teks Proklamasi dan cerdas cermat bertema wawasan kebangsaan.

“Saya mengajak seluruh guru dan orang tua aktif membimbing anak-anak agar senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga: Semangat menyambut Hari Kemerdekaan: Semangat Merdeka Mengalir dalam Langkah Sehat Bersama

Tjhai Chui Mie menegaskan, Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat persatuan bangsa. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis Pancasila harus terus diperkuat sejak anak berada di bangku sekolah.

“Pancasila bukan sekadar ideologi bangsa, tetapi juga menjadi alat perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, pendidikan karakter Pancasila wajib diperkuat di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi mengatakan lomba Pembacaan Teks Pancasila menjadi pembuka rangkaian Gebyar HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pembukaan resmi digelar Rabu (12/8/2026) melalui Senam Cinta Tanah Air Indonesia di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai tenaga pendidik, pelajar, ASN, TNI hingga Polri. Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan permainan tradisional.

Asmadi mengatakan permainan tradisional sengaja dimasukkan untuk menjaga warisan budaya sekaligus mengenalkan kembali permainan yang sarat dengan nilai kebersamaan kepada generasi muda.

Baca Juga: Forikan dan Bunda PAUD Kalbar Bersinergi Tingkatkan Gizi Anak melalui Gerakan Gemar Makan Ikan

“Perlombaan permainan tradisional merupakan upaya Pemkot Singkawang merawat warisan budaya bangsa sekaligus mengajarkan generasi muda, khususnya pelajar, untuk lebih mengenal permainan tradisional,” ujarnya.

Menurut Asmadi, permainan tradisional bukan sekadar hiburan dalam memeriahkan HUT RI. Di dalamnya terdapat nilai gotong royong, kerja sama dan kebersamaan yang menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.

“Permainan tradisional banyak mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan kerja sama yang merupakan identitas bangsa Indonesia,” ujarnya. (har)

Editor : Miftakhair
PAUD pancasila singkawang anak tk kemerdekaan RI