PONTIANAK POST – Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan satu unit ambulans kepada Yayasan Shalahudin Al-Ayyuby di Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.
Bantuan ambulans BRI Singkawang tersebut diserahkan secara simbolis di halaman BRI Branch Office (BO) Singkawang, Jumat (21/8/2026). Ambulans diharapkan membantu mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Penyerahan dilakukan perwakilan BRI BO Singkawang Janter Hilter Manurung kepada Ketua Yayasan Shalahudin Al-Ayyuby, Sukoco.
Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Ambulans dengan nomor polisi KB 1196 PK tersebut akan mendukung operasional pelayanan kesehatan Yayasan Shalahudin Al-Ayyuby.
Kehadiran armada diharapkan mempermudah mobilitas pelayanan kesehatan gratis serta membantu masyarakat di Kecamatan Selakau dan wilayah sekitarnya yang membutuhkan transportasi medis.
BRI Dorong Akses Kesehatan Lebih Cepat
Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI melalui program TJSL untuk mendukung kebutuhan sosial masyarakat.
Bagi warga yang membutuhkan layanan medis, ketersediaan ambulans dapat menjadi bagian penting dalam proses penanganan, terutama ketika pasien membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan.
Yayasan Diharapkan Memaksimalkan Pemanfaatan Ambulans
Ketua Yayasan Shalahudin Al-Ayyuby, Sukoco, menerima bantuan tersebut untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Armada baru diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan dan transportasi medis.
Dengan adanya dukungan armada tersebut, pelayanan kesehatan di wilayah Selakau diharapkan semakin mudah dijangkau, terutama bagi masyarakat yang menghadapi kebutuhan medis dan membutuhkan bantuan transportasi secara cepat.
Caption foto: SBM BRI BO Singkawang Janter Hilter Manurung menyerahkan satu unit ambulans melalui program TJSL BRI kepada Ketua Yayasan Shalahudin Al-Ayyuby Sukoco di halaman BRI Singkawang, Jumat (21/8/2026).
Editor : Aristono Edi Kiswantoro