PONTIANAK POST – Polres Singkawang bersama TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga bahu-membahu menangani kebakaran lahan sekitar dua hektare di Jalan Arteri Bandara, RT 007/RW 002, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kamis (27/8/2026) malam.
Kebakaran yang terjadi di antara Jembatan 14 dan 15 itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18.50 WIB melalui WhatsApp Grup MPA Kelurahan Pangmilang. Lurah Pangmilang bersama anggota MPA kemudian mengecek lokasi dan berkoordinasi dengan BPKS Kota Singkawang serta instansi terkait untuk melakukan pemadaman.
Sekitar pukul 19.50 WIB, armada pemadam tiba di lokasi. Sebanyak tujuh unit mobil badan pemadam kebakaran swasta Kota Singkawang, dua unit mobil pemadam BKO TNI Yon TP 839 Kuningan Jawa Barat, dan satu unit mobil Water Canon Sat Samapta Polres Singkawang dikerahkan untuk menjinakkan api.
Baca Juga: Karhutla Kubu Raya, Api Tinggal Sejengkal dari Masjid
Water canon Polres Singkawang digunakan untuk menyemprot titik-titik api, terutama karena kondisi lahan didominasi tanah gambut, semak belukar, dan rerumputan kering yang mudah terbakar.
Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., bersama Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., turut meninjau lokasi dan memastikan proses pemadaman berjalan lancar.
Personel Sat Samapta dan Polsek Singkawang Selatan bersama BKO TNI, Satpol PP, MPA, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan melakukan pemadaman. Petugas juga melakukan pendataan dan mengumpulkan bahan keterangan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Polres Singkawang mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Sinergi antara aparat, pemerintah, petugas pemadam, MPA, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah karhutla meluas. Wali Kota Tjhai Chui Mie juga menyampaikan hal senada.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi keselamatan serta kesehatan seluruh masyarakat Kota Singkawang,” ujarnya.(har/*)
Editor : Hanif