Polisi Tumbang Usai Terpapar Kabut Asap di Singkawang

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 00:07 WIB
Personel Polres Singkawang Aipda Satria Hadi mengalami sesak napas dan kehilangan kesadaran saat menangani karhutla di Singkawang Selatan, Minggu (6/9).
Personel Polres Singkawang Aipda Satria Hadi mengalami sesak napas dan kehilangan kesadaran saat menangani karhutla di Singkawang Selatan, Minggu (6/9).

 

PONTIANAK POST – Aipda Satria Hadi kehilangan kesadaran saat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (6/9). Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedau itu didiagnosis mengalami keracunan karbon monoksida setelah terpapar asap di lokasi kebakaran.

Kondisi Satria mulai menurun sekitar pukul 11.45 WIB. Dia mengalami sesak napas dan tidak mampu duduk sehingga personel lain segera membaringkannya.

Sesak Napas Semakin Berat

Sidokkes Polres Singkawang memberikan bantuan oksigen enam liter per menit menggunakan simple face mask. Namun, setelah enam menit, kondisinya belum membaik.

Sesak napas semakin berat dengan frekuensi napas mencapai 28–35 kali per menit. Kesadarannya juga mulai menurun.

Satria kemudian dibawa ke Puskesmas Singkawang Selatan I menggunakan kendaraan operasional Polsek Singkawang Selatan. Selama perjalanan, dia tetap dalam posisi berbaring dengan bantuan oksigen.

Didiagnosis Keracunan Karbon Monoksida

Satria tiba di puskesmas sekitar pukul 12.15 WIB dan langsung mendapatkan penanganan serta observasi medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 125/75 mmHg, denyut nadi 82 kali per menit, frekuensi napas 22 kali per menit, dan saturasi oksigen 99 persen.

Dokter mendiagnosis Satria mengalami keracunan karbon monoksida atau CO. Sekitar pukul 13.20 WIB, kondisinya dinyatakan stabil dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Keselamatan Personel Diingatkan

Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan sebelumnya mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan dan memantau kondisi kesehatan selama menangani karhutla.

Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Temuan titik api atau kepulan asap harus segera dilaporkan agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
karhutla Singkawang petugas pemadam sesak napas paparan asap kebakaran Sidokkes Polres Singkawang bahaya karbon monoksida